17 Balita Kurang Gizi, Tengah Ditangani Sudinkes Jakarta Pusat

Jakarta Pusat, -- Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Pusat mendapatkan temuan 17 balita mengalami gizi buruk dan kurang. Buruknya kondisi balita tersebut karena terjangkit sakit penyertaan, seperti TBC, Ispa dan Diare.

Berdasarkan data yang dihimpun Kominfomas JP, usia balita yang terkena gizi buruk dan kurang berumur 1-4 tahun. Dalam kasus gizi kurang sebanyak tujuh balita terdapat di Kelurahan Kebon Kosong dua laki-laki dan satu perempuan, Utan Panjang satu perempuan, Harapan Mulia ada dua perempuan dan satu laki-laki, terakhir Cempaka Baru terdapat dua perempuan dan satu laki-laki.

Sedangkan, balita yang terkena gizi kurang terdapat 10 temuan. Diantaranya di Kelurahan Kramat, satu laki-laki, Johar Baru dua perempuan, Cempaka Putih dua perempuan, Gambir satu, Tanah Abang satu perempuan, Utan Panjang satu perempuan, Kemayoran satu, cempaka baru dua, dan Kelurahan Sumur Batu satu.

Dari keterangan Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, Yudhita Endah, tahun 2016 laporan balita kekurangan gizi telah menurun. Pasalnya tahun 2015, sekitar 24 balita mengalami gizi buruk, sedangkan tahun ini hanya 17 balita. Ia menjelaskan temuan balita kurang gizi disebabkan terkena sakit lain dan minimnya pengetahuan orang tua dalam menyajikan makanan.

“Sebenarnya bukan gizi buruk sih, tapi ada faktor yang tadi saya sebutkan,” ucap Yudhita kepada Kominfomas JP, saat ditemui di kantornya di Jalan Percetakan Negara, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (11/5).

Pihaknya juga telah menangani masalah balita kekurangan gizi, seperti penanganan intervensi atau masukan perbaikan gizi seperti pemberian makanan tambahan, penyuluhan dan memberikan susu F 100. Kita juga meminta kepada masyrakat untuk membawa anak mereka ke posyandu untuk ditimbang.

“Ciri kekurangn gizi itu, berat badan tidak sesuai dengan umur balita. Kita telah bawa balita ke posyandu guna mendapat penanganan, kalau perlu ke puskesmas hingga ke rumah sakit,” terangnya.  (Christ Kominfomas JP)


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait