Anggota PPSU Harus Disiplin dan Penuh Tanggung Jawab, Malas Dipecat

Jakarta Pusat, -- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat gelar apel kesiapsiagaan Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dan kendaraan operasional PPSU Kelurahan, di halaman kantor Walikota, Jln Tanah Abang I No.1, Sabtu (23/1).

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, apel yang diikuti 1.886 tenaga PPSU dan 634 tenaga PHL ini untuk mengecek kelengkapan prasarana dan sarana di lapangan  yang ada dikelurahan masing-masing. Serta memotivasi petugas PPSU agar lebih giat lagi dalam menjalankan tugas, paparnya.

Untuk itu diminta kepada petugas PPSU dalam menjalankan tugas harus penuh disiplin dan penuh tanggung jawab, jika ada petugas PPSU yang malas saya akan pecat. “ PPSU malas  saya pecat, tegas Mangara.

Seperti kita ketahui pelaksanaan kegiatan PPSU ini diatur dalam pergub No. 6 tahun 2016 tentang perubahan atas Pergub 169 tahun 2015 tentang penanganan sarana dan sarana umum di kelurahan. Oleh karena itu SKPD, camat, lurah harus saling berkoordinasi dan bekerja sama untuk mensukseskan PPSU di wilayah Jakpus, sesuai dengan potensi yang ada di wilayah masing-masing, jelas Mangara saat memimpin apel petugas PPSU se Jakarta Pusat.

Petugas PPSU jangan sekali-kali melakukan pungutan terhadap warga masyarakat. “ Saya ingatkan jangan ada pungutan apapun dari masyarakat, jika diketahui ada pengutan sanksinya dipecat.” Karena tahun ini upah bagi petugas PPSU dan PHL akan ditingkatkan, jelas Mangara.

Selain itu juga bagi petugas PPSU yang mempunyai anak masih usia sekolah akan diberikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) hingga keperguruan tinggi negeri jika lulus dalam seleksi tes masuk.

Bagi petugas PPSU yang diterima lagi pada tahun ini saya ucapkan banyak terima kasih,  teruskan pekerjaan dengan bekerja, bekerja bekerja demi Jakarta Pusat. Kami bangga sama PPSU tahun 2015 yang telah terpilih kembali menjadi petugas PPSU di tahun kedua ini.

Para petugas PPSU dalam melaksanakan tugas supaya menggunakan seragam serta atribut dan tanda pengenal  agar warga dapat lebih mengenal lagi keberadaan PPSU. Sementara itu mandor selaku pengawas PPSU harus bisa mengendalikan anak buahnya dengan benar, lakukan pekerjan dengan cepat dan tepat waktu, minta Mangara.

Diharapkan, dengan keberadaan PPSU wilayah Jakarta Pusat tidak ada lagi genangan di jalan akibat saluran mampet, tidak ada lagi coret-coretan, dan lain sebagainya. Kita ingin Kota Jakarta yang indah, hijau royo-royo, nyaman, bersih dan asri, ucapnya. (AD)


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait