Awal Desember Pembongkaran JPO di Jakpus Rampung

Jakarta Pusat, -- Pembongkaran reklame di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) kembali dilakukan. Kali ini Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat menurunkan empat papan reklame dengan mengerahkan puluhan petugas gabungan. Kegiatan pembongkaran tersebut dipimpin Wakil Walikota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara dengan memulai apel di kantor Walikota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang 1, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (25/11).

Kemudian tim dibagi dua guna mempercepat pembongkaran karena terbagi dua wilayah. Petugas yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP), Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi (Sudinhubtrans) Jakarta Pusat, TNI, Polri.

Terlihat satu persatu papan reklame dibongkar dengan cara di las oleh petugas. Kemudian besi-besi tersebut diturunkan petugas dengan menggunakan mobil PKP.

Dari keterangan Bayu, pembongkaran papan reklame yang ada di JPO terus dilakukan petugas. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap Jumat malam yang mengerahkan puluhan petugas gabungan. Seperti malam ini pembongkaran ada dua wilayah, seperti di Gambir dan Menteng

"JPO di Jalan Gajah Mada depan Gedung BPKP, dan Jalan Hayam Huruk di JPO busway Sawah Besar. Dan di wilayah Menteng ada di Jalan MH Thamrin depan Gedung Bank Indonesia (BI) dan Hotel Sari Pan Pasifik," terang Bayu, Jumat (25/11).

Sementara saat dihubungi melalui telepon, Kepala Suku Dinas (Kasudin) Sudinhubtrans Jakarta Pusat, Harlem Simanjuntak pihaknya sudah menurunkan 19 papan reklame di Jakarta Pusat. Target penurun awalb Desember sudah harus rampung.

"Di Jakarta Pusat saat ini tinggal 5 titik lagi papan reklame yang akan dibongkar. Kita menargetkan awal Desember sudah harus kelar, tapi itu juga melihat situasi dilapangan," terangnya.

Di lokasi pembongkaran, Kasatpol PP Jakarta Pusat, Rahmad Lubis mengatakan pihaknya mengerahkan empat truk satpol pp yang dibantu dengan mobil dari sudin kebersihan Jakarta Pusat untuk mengangkut material jpo. Semua material tersebut langsung di bawa ke gudang milik Satpol PP di kawasan Cakung, Jakarta Timur.

"Semua kita angkut ke gudang kami, di sana semua material ditaruh," tutupnya.

(Christ Kominfomas JP)


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait