Bazis Jakpus Ditargetkan Raih Penerimaan Zis 15 Milyar

Jakarta Pusat, -- Untuk meningkatkan hasil pengumpulan Zakat, Infaq dan Shadaqah  (ZIS) di wilayah Jakarta Pusat (Jakpus) . Pemerintah Kota (Pemkot) Jakpus menetapkan target peneriman ZIs melalui Badan Zakat Infaq dan Shadaqah (Bazis) Jakpus sebesar Rp 15 milyar.

Sekertaris Kota (Sekko) Jakpus Iqbal Akbarudin mengungkapkan, para pengurus Bazis  Jakpus harus berkreasi dan penuh inovasi, sehingga warga  mau menyalurkan harta kekayaannya. Agar target penerimaan ZIS tahun 2017 sebesar Rp 15 milyar bisa tercapai.

“Diharapkan petugasnya ini bisa bekerja lebih profesional, amanah, transparan dan akuntabel. Selain itu dalam mencari dana Zakat, Infaq dan Sadaqoh (ZIS) dari masyarakat jangan ada pemakmasaan, disini kita sifatnya hanya menghimbau,” jelasnya.

Pihaknya mengakui, mengumpulkan ZIS ini memang berat tetapi tugas ini merupakan tugas yang mulia. Sebab, hasil pengumpulan ZIS yang dihimpun melalui petugas operasional kelurahan, kecamatan, Satlak Pendidikan wilayah I dan II dan Bazis Jakpus akan disalurkan kepada masyarakat yang kurang mampu atau mustahik yang berhak menerimanya. Sehingga diharapkan dapat membantu meringankan beban hidup mereka.

“Jadi memang ini tugas mulia, karena kita bisa bantu masyarakat langsung melalui beasiswa pendidikan bagi anak kurang mampu, bedah rumah yang sudah rusak, dan masih banyak lagi,” paparnya.

Lebih lanjut, Iqbal juga mengucapkan terima kasih pada Camat dan Lurah yang telah melaksanakan tugas secara maksimal sehingga target  ZIS Jakarta Pusat tahun 2016 lalu. Penerimanan ZIS tahun 2016 lalu  mencapai Rp 13.259.947.575 milyar ada kenaikan sebesar Rp 293.310.535  dibandingkan hasil ZIS tahun 2015 yang hanya mencapai  Rp. 12.966.637.0404.

Kepala Bazis Jakarta Pusat, Arifin menambahkan hasil ZIS tahun 2016 sebesar Rp. 13.2 milyar lebih, pihaknya sangat mengapresiasi kinerja petugas operasional yang telah bekerja semampunya dalam mengumpulkan ZIS yang hasilnya cukup menggembirakan karena dapat  melampaui target.

“Insyaallah tahun ini akan lebih meningkat lagi dari tahun lalu, minimal target tahun 2017 dapat mencapai 80%,” singkatnya.

 

Kominfotik JP


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait