Dua Mahasiswi Zimbabwe Terkena Yustisi di Cempaka Putih

Jakarta Pusat, -- Dua mahasiswi asal Zimbabwe terjaring petugas gabungan saat operasi yustisi di rumah kosan, Jalan Cempaka Putih Timur XXIV, Cempaka Putih, Jakpus, Rabu (23/11). Keduanya, Sey Fatoumatta dan Maria, tercatat sebagai mahasiswi salah satu universitas swasta di kawasan Jakarta Selatan.

Dari pantauan di lapangan puluhan petugas gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI Polri mendatangi satu persatu kos-kosan. Petugas kemudian menanyakan identitas penghuni kosan, mereka pun mengeluarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Menurut Camat Cempaka Putih, Andri Ferdian yang didampingi Wakil Camat, Bernard Tambunan mengatakan karena memang banyak laporan masyarakat. Maka dari itu pihak kecamatan langsung menindaklanjuti dengan lakukan operasi yustisi.

"Kita memang tengah gencar melakukan operasi yustisi. Tujuan kita agar kos-kosan tidak dijadikan tempat peredaran narkoba, teroris, tempat mesum," tegas Andri, Rabu (23/11) siang.

Sementara itu, Bernard menambahkan operasi yustisi kali ini berhasil menjaring 2 warga negara asing (WNA) dan 60 tidak ber KTP DKI. Setidaknya enam kos-kosan dirazia petugas di wilayah Cempaka Putih Timur (CPT).

"Diantaranya kosan Lagura Indah di RW 04, kosan Bintu di RW 01 dan beberapa kosan lainnya. Bagi yang terjaring mereka kita buatkan Surat Keterangan Domisi Sementara (SKDS) di kecamatan," tutupnya.

(Christ Kominfomas JP)


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait