Evaluasi Untuk Pilgub Putaran Kedua

Jakarta Pusat, -- Walikota Jakarta Pusat (Jakpus) Mangara Pardede, memerintahkan jajaranya untuk mengevaluasi pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) putaran pertama guna mesukseskan Pilgub putaran kedua.

Dari hasil evaluasi yang dilakukan pihaknya bersama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakpus, Panitia Pengawas (Panwas) dan jajaran Polres Jakarta Pusat secara umum pelaksanaan Pilgub putaran pertama berlangsung dengan baik. Namun, menurutnya masih ada hal yang perlu diperbaiki seperti permasalahan Pemilu Susulan (Peslu) di 2 TPS di Jakarta Pusat. Jangan sampai hal ini kembali terulang pada putaran kedua nanti.

“Terlalu sombong bila kita menyatakan putaran pertama sudah sempurna. Manfaatkan kekurangan yang kemarin untuk bahan evaluasi, pihak-pihak mana yang harus mengevaluasi diri sehingga kekurangan yang ada masih bisa kita selesaikan untuk putaran kedua nanti,” ungkapnya dalam evaluasi Posko Bersama Pilgub (23/3).

Mangara juga menegaskan, agar para Lurah berperan aktif mengajak warga untuk melakukan pengecekan apakah sudah masuk kedalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) atau belum. Bagi warga yang belum masuk kedalam DPT masih ada waktu melakukan pendaftaran di posko yang telah disediakan sampai 28 Maret mendatang. Selain itu, Mangara juga menekankan agar Lurah maupun Camat mengelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan sosialisasi Pelaksanaan Pilgub kepada para Kelompok Penyelengara Pemungutan Suara (KPPS).

“Permasalahan yang terjadi pada saat itu, akibat perbedaan persepsi dan pemahaman KPPS dalam pelaksanaan pemungutan suara. Semoga diputaran kedua tidak ada lagi hal semacam ini,” tegasnya.

Sementara itu Komisioner KPU Jakpus Ferid Nugroho menegaskan, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap KPPS yang akan bertugas pada Pilgub putaran kedua nanti. Menurutnya, KPPS yang tidak memahami pelaksanaan pemungutan suara akan diganti termasuk KPPS yang ada di salah satu TPS di Utan Panjang, Jakpus. Menurutnya, pada 25 Maret nanti, pihaknya akan menerima daftar KPPS yang baru untuk putaran kedua.

“Untuk KPPS ini kalau kemaren di TPS nya ada masalah dan mereka tidak bisa menanggani, kami ganti semuanya. Tapi bila tidak ada masalah di TPS akan kita lanjutkan,” tegasnya.

 

Kominfotik JP


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait