Fun Walk, Telusuri Sejarah Budaya Jakarta Pusat

Pemkot Jakpus, Abang None Jakpus Terpilih, UKPD/SKPD, bersama Aktor Senior Slamet Raharjo, di Teater Populer, Tanah Abang Jakarta Pusat, Minggu (7/4). Foto: Zak

Jakarta Pusat, -- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, sebelum melakukan fun walk dan napak tilas berkumpul di Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Minggu (7/4) pagi.

Fun walk dan napak tilas ini bertujuan mengenalkan bangunan bersejarah yang ada di Jakarta Pusat. Dengan memundurkan waktu hingga 400 tahun lalu bersama Jakarta Good Guide.

Setelah itu, rombongan menelusuri jalan ke arah Wihara Hok Tek Ceng Sing Blok G, lalu ke Masjid Jami Al Mamur, Pasar Kambing, dan berakhir di Teater Populer yang diterima langsung oleh Aktor Senior Slamet Raharjo.

Rute ini, kata Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, yang akan digunakan untuk fun walk dan napak tilas bagi para wisatawan. "Kita akan memperbaiki fasilitas pasarana dan sarananya untuk rute pejalan kaki yang akan membawa para wisatawan melihat bangunan bersejarah di Jakarta Pusat," jelasnya.

Jakarta Pusat, lanjut Bayu, ada 16 lokasi untuk berjalan kaki menelusuri sejarah kota Jakarta Pusat. Mulai dari kawasan Menteng, Gambir, Sawah Besar, Tanah Abang, dan Manggarai.

"Kebudayaan di Jakarta Pusat ini beraneka ragam yang perlu kita pertahankan dan lestarikan. Semoga kegiatan fun walk dan napak tilas ini bisa menambah ilmu pengetahun sejarah kita semua, dan para wisatawan yang ingin lebih mengenal Jakarta Pusat," Bayu berharap.

Sementara itu Aktor Senior, Slamet Raharjo mengungkapkan bahwa Ilmu Budaya Betawi itu bisa dipelajari untuk membangunkan kembali ilmu budaya yang sudah punah.

"Lenong mati, Samrah habis, Topeng Jantuk sudah punah. Dan hari ini saya menangis karena Ondel-ondel mengemis. Tidak boleh ini terjadi di Indonesia," tegasnya.

Menurutnya, jika Teater Populer masuk dalam rute destinasi wisata silakan. Namun, di sini bukan untuk sekedar melepas lelah.

"Teater Populer jadi rute destinasi wisata, silakan saja. Tapi bukan tempat wisata yang hanya mampir dan ngopi. Melainkan wisata untuk bersama-sama kreatif," tekan Slamet Raharjo. 

Fun walk dan napak tilas ini turut dihadiri, Wakil Wali Kota Jakpus, Ketua PKK Jakpus, Sekretaris Kota Jakpus, Asisten Pemerintahan Jakpus, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakpus, Abang dan None terpilih 2019 Jakpus, ITDP, dan para UKPD/SKPD.

 

 

 

Kominfotik JP/As


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait