Gaji PPSU dipotong lurah akan dikenakan sanksi

Jakarta Pusat, -- Bagi para pekerja Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dalam menjalankan tugasnya harus penuh dengan ikhlas dan siap bekerja, karena petugas PPSU sudah di gaji sesuai dengan standar Provinsi yaitu sebesar Rp. 2,700.000,-/bulan.

Untuk itu diminta kepada lurah jangan ada pemotongan gaji terhadap petugas PPSU. “ Kalau ada yang berani motong gaji PPSU lapor ke saya, nanti akan saya kenakan sanksi sesuai dengan peraturan,” Gaji PPSU dipotong lurah akan kena sanksi.” Tegas Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede saat memimpin apel dihadapan 1.761 pekerja PPSU se Jakarta Pusat di Halaman Kantor Walikota, Rabu (12/8).

Pekerja PPSU jika bekerjanya pool maka gajinya pool, tetapi kalau sering mangkir atau jarang masuk kerja maka akan dipotong gajinya sesuai peraturan yang berlaku. “ Apakah saudara siap bekerja,” teriak Mangara saat apel. Kami siap kerja untuk keindahan kota Jakarta Pusat, teriak para PPSU secara serentak dan spontan. Hadir Wakil Walikota Jakarta Pusat, Arifin, Sekretaris Kota (Seko) Zaenal, serta para pejabat dijajaran Kantor Walikota Jakpus.

Saya sangat bangga atas pertemuan ini, berarti pekerja PPSU sudah siap untuk bekerja artinya hasil yang kita lihat bersih, rapi, indah, cantik, nyaman, aman, saluran lancar banjir tidak ada lagi, ujar Mangara.

Lebih lanjut, Mangara minta kepada seluruh lurah sebelum pekerja PPSU melakukan aktifitas harus apel dahulu setiap pagi, ini tujuannya harus jelas apa yang harus dikerjakan hari ini dan untuk besok sehingga hasilnya akan lebih baik, jelasnya.

Selain itu juga sekel buat administrasinya setiap hari dan laporkan hasilnya, ini juga dapat menambahkan kinerja TKD para lurah dan sekel. Jika ada pekerja PPSU yang kerjanya kurang baik supaya ditegor jangan sampai ada pekerja PPSU yang santai sedangkan yang lain kerja, ini jangan sampai terjadi, ucap Mangara.

Mangara menambahkan, dalam pembagian zoning, diharapkan para lurah  setiap bulan dilakukan rotasi terhadap pekerja PPSU, sehingga para pekerja PPSU dapat mengenal semua wilayah yang dikerjakan, katanya. (AD)

      


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait