Integrasi PKL dan Moda Transportasi di Kawasan Tanah Abang Tertata

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Pusat, Rahmat Lubis. Foto: pusat.jakarta.go.id

Jakarta Pusat, -- Kepala Satpol PP Jakarta Pusat, Rahmat Lubis menyatakan integrasi penataan pedagang kaki lima (PKL) dan moda transportasi umum kini berjalan seiringan dan lebih tertib di kawasan Tanah Abang.

"Pedagang yang dulu berdagang di atas pedestarian dan moda transportasi kini menjadi lebih tertata dengan adanya Jembatan Penyeberangan Multifungsi (JPM)," ucapnya, saat ditemui di kantornya, Senin (28/1).

Rahmat menambahkan, dengan terbangunnya JPM menjadikan kawasan Jalan Jati Baru telah tertata. Di mana sebelum dibangun, banyak pedagang memenuhi jalur pedestarian sehingga menimbulkan kesemrawutan.

Ia menegaskan, telah mengerahkan 95 petugas Satpol PP, Polri dan TNI. Dalam setiap hari bertugas melakukan penyisiran terhadap pedagang yang masih membandel. 

"Kalau ada pedagang yang nekat dagang di pedestarian langsung kita tertibkan," tegas Rahmat.

Keberadaan pedagang, menurutnya, yang masih nekat menjajakan dagangannya di atas pedestarian Jalan Jati Baru merupakan pendatang baru.

"Pokoknya kita terus jaga kawasan JPM Tanah Abang dan kawasan Pasar Tanah Abang agar lebih tertib, aman dan nyaman," tutupnya. (As)

 

 

Kominfotik JP/Christ/NEL


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait