Jelang ASEAN GAMES, 115 Pedagang Kembang Senayan Direlokasi

Jakarta Pusat, -- Jelang Asean Games 2018, pedagang kembang di Jalan Gerbang Pemuda, Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat direlokasi ke dalam kawasan Gelora Bung Karno (GBK). Pedagang diminta untuk memindahkan dagangannya ke depan hotel Sultan dengan jangka waktu hingga, Senin (9/5) atau 10 hari ke depan.

Menurut Asisten Perekonimian dan Administrasi, Sulastri Gultom relokasi pedagang ini sudah dibicarakan terlebih dahulu dengan mengumpulkan para pedagang. Sebanyak 115 pedagang binaan Suku Dinas (Sudin) Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Jakarta Pusat JP 12. Langkah relokasi pedagang tujuannya cukup positif, agar pedestrian yang selama ini mereka manfaaatkan sebagai tempat berdagang. Akibatnya para pejalan kaki kesulitan melintasi pedestrian karena pot bunga sering kali dijejerkan hingga memakan pedestrian.

“Kita sudah lakukan pertemuan dengan para pedagang. Setelah kita paparkan mengapa harus direlokasi, mereka semua setuju jika direlokasi ke dalam kawasan GBK,” ucap Sulastri Gultom kepada Kominfomas JP dan beberapa wartawan saat melihat lokasi relokasi pedagang kembang, Kamis (28/4).

Masih kata Sulastri, pedagang yang direlokasi hanya berjualan kembang dan bukan penjual batu alam seperti saat ini.  Mereka juga harus tetap menjaga kebersihan di dalam GBK, jika tidak mematuhi ketentuan yang berlaku pasti pihak GBK yang akan memberikan teguran atau sangsi. Ke depan, Flora dan Fauna tidak tertutup kemungkinan bisa dilakukan di dalam GBK dekat pada pedagang, apalagi suasananya cukup nyaman dan adem karena banyak pepohonan. Hingga saat ini dari 115 pedagang yang terdata baru 94 yang mengikuti auto debet.

“Bisa jadi Flora dan Fauna dari Menteng dipindahkan lokasinya di sini. Dan kalau pedagang tidak mau melakukan pembayaran dengan auto debet pasti akan dicoret,” singkatnya.

Sementara itu, Camat Tanah Abang, Hidayatullah mengatakan pihaknya akan membantu para pedagang untuk memindahkan barang dagangannya. Pengerahan truk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) juga akan dilakukan. Mulai Senin (5/5) pedagang sudah harus memindahkan lapak mereka. Jika pedagang tidak mengindahkan apa yang sudah disepakati, pasti akan ditertibkan.

“Membandel bakalan kita angkut barang dagangannya,” ucapnya.

(Christ Kominfomas JP)

 


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait