Jelang Lebaran Penjagaan Tanah Abang dan Kawasan Senen Diperketat

Jakarta Pusat, -- Menjelang Ramadan dan Lebaran pengamanan kawasan Tanah Abang dan Senen, Jakarta Pusat (Jakpus) akan diperketat. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan pengunjung yang hendak berbelanja hari raya di kedua kawasan tersebut.

Camat Tanah Abang Dedi Arief menerangkan, menjelang Ramadan ini penjagaan dikawasan Tanah Abang ditingkatkan 2 kali lipat. Pihaknya bahkan sudah menyiagakan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tingkat kecamatan dan tingkat kota Jakarta Pusat untuk melakukan penertipan pedagang Kaki Lima (PKL).

“Sebetulnya setiap hari kawasan Tanah Abang ini setiap hari kita sudah melakukam penertiban, penjagaan dari pagi sampai sore. Karena ini momen Ramadan akan kita tingkatkan 2 kali lipat,” ungkapnya (16/5).

Di tempat yang sama Camat Senen Munjir Munaji menerangkan, sudah melakukan penertiban kawasan kemarin (15/5). Dalam penertiban itu ada puluhan pedagang yang bersedia dipindahkan. Sementara, pedagang lain yang merupakan pedagang musiman meminta kesepakatan untuk dibiarkan berjualan hingga Lebaran.

“Kami katakana tidak bisa, kawasan torotoar jalan di Senen ini harus bebas dari PKL apalagi memasuki bulan Ramadan dan Lebaran, ini menjadi prioritas pengawasan wilayah,” terangnya

Sementara itu, Kasudin Perhubungan Jakpus Harlem menerangkan, pihaknya tengah memfokuskan pengaturan lalu lintas di kawasan Tanah Abang, Jakpus. Menurutnya, mobilitas masyarakat yang hendak berbelanja membuat arus lalu lintas dikawasan tersebut macet. Pihaknya menegaskan, masalah kemacetan yang ada di wilayah Tanah Abang bukan akibat adanya PKL tetapi akibat banyaknya pengunjung yang ada di Tanah Abang.

“Kita akan kerahkan semua personil untuk melakukan pengaturan lalu lintas, bahkan kita mendapatkan tambahan personil dari dinas sebanyak 20 personil. Kalau tujuannya agar bebas macet, itu sulit tapi setidaknya kendaraan bisa bergerak walaupun padat,” ujarnya.

 

 

Kominfotik JP/NEL

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait