Kantor Lurah Duri Pulo Budidayakan Lebah Klenceng

Kandang tawon dengan kotak berbentuk persegi yang terbuat dari kayu. Foto: Christ

Jakarta Pusat, -- Memanfaatkan lahan sempit dibelakang Kantor Kelurahan Duri Pulo, budidaya lebah klenceng dilakukan petugas PPSU yang baru dimulai satu bulan.

Kepala Seksi Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Lingkungan Hidup Kelurahan Duri Pulo, Fitrah menuturkan, budidaya lebah penghasil madu terbaik ini dilakukan dengan cara membuatkan kandang tawon dengan kotak berbentuk persegi yang terbuat dari kayu.

Kemudian, lanjutnya, bagian samping kotak diberi lubang sebagai akses keluar masuk koloni lebah penghasil madu ini. Sementara kotak kayu sarang lebah diletakan di sisi tembok dekat taman kecil yang dipenuhi tanaman berbunga di belakang Kantor Kelurahan Duri Pulo.

"Kita budidaya lebah klanceng di halaman belakang kantor. Sudah ada lima kotak berisi koloni lebah ini. Madunya sudah mulai terlihat, ini baru berjalan 1 bulan," ungkapnya, di kantor kelurahan setempat, Rabu (16/10).

Fitrah  mengaku, ide membudidayakan lebah madu ini muncul saat dirinya melihat lahan halaman kantor kelurahan yang kurang memadai. Kemudian dipilihlah budidaya lebah madu karena dapat menghasilkan.

"Proses panen madu selama tiga bulan. Kita juga tanam berbagai jenis bunga di taman kecil untuk makanan lebah-lebah madu ini. Jadi ratusan lebah berukuran kecil itu keluar masuk dari kotak kayu dengan sendirinya," jelasnya.

Selain budidaya lebah klanceng, tambah Fitrah, sejumlah hewan pengerat lainnya seperti tikus putih, sugar glider, hamster, dan kelinci juga dapat dijumpai di halaman belakang kantor kelurahan. Warga sekitar dan murid PAUD merasa senang serta terhibur ketika melihat berbagai hewan yang ada di taman edukasi kelurahan.

"Nanti akan kita buat kolam gizi yang dapat menjadi tempat interaksi warga. Saat ini masih dalam tahap pembenahan. Kita juga akan budidaya ikan lele dengan memanfaatkan lahan yang ada. Selain itu, ada juga tanaman toga yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Target selesai akhir bulan Oktober 2019," tutupnya. (As/Stk)

Kominfotik JP/Christ


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait