Kecamatan Sawah Besar Gelar Simulasi Pilkada

Jakarta Pusat, -- Kecamatan Sawah Besar Jakarta Pusat mengelar simulasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Senin (23/1). 

Camat Sawah Besar Martua Sitorus mengungkapkan, kegiatan simulasi yang diadakan ini diharapkan dapat mendongkrak partisipasi masyarakat untuk mengikuti pilkada. 

"Gol yang ingin kita dapatkan partisipasi masyarakat di kecamatan Sawah Besar meningkat," ungkapnya. 

Pihaknya menekankan, para peserta yang mengikuti simulasi ini harus mengikuti dengan serius.

Jangan sampai mengangap remeh kegiatan simulasi yang diadakan. Sehingga, materi ini dapat membuat peserta mengetahui dan terlatih dalam pelaksanaan pemilu di Tempat Pemungutan Suara (TPS). 

"Selamat mengikuti kegiatan ini, semoga ini menjadi bahan untuk memberikan penjelasan bagi masyarakat dan petugas Kelompok Penyelengara Pemungutan Suara (KPPS)," jelasnya. 

Ditempat yang sama, Ketua KPU Jakarta Pusat Arief Bawono menyatakan, kegiatan simulasi pilkada ini akan menjadi situasi yang sebenarnya pada 15 Februari mendatang di TPS. Menurutnya, dalam simulasi ini sudah dibuat skenario dari awal pembukaan TPS hingga penyerahan suara ke Kecamatan agar masyarakat memahami mekanisme yang ada di TPS. 

"Maka dari itu saya harapkan, semua yang hadir dalam simulasi ini jangan pulang dulu. Selesaikan semuanya dari awal hingga akhir simulasi," ungkapnya. 

Pihaknya juga menekankan agar para KPPS yang hadir dalam simulasi ini untuk menjaga kekompakan. Sebab, menurutnya, para ketua dan anggota KPPS hanya kompak diawal. Sementara pada saat perhitungan suara hingga mengembalikan kotak suara ke kantor Kecamatan justru berkurang anggotanya. 

"Biasanya kalau sudah jam 4 sore sudah berkurang anggotanya. Saya tidak mau kaya gitu. Saya maunya kompak semuanya datang 9 orang, nanti selesai balikin kotak suara juga 9 orang," tegasnya. 

Dari pantauan dilokasi simulasi dihadiri belasan peserta yang merupakan anggota KPPS di Kecamatan Sawah Besar. Para peserta ini diberikan skenario mengenai rangkaian proses Pilkada yang terjadi di TPS. Mulai dari membuka TPS, menyiapkan serta memeriksa surat suara, dan perlengkapan lain yang ada di TPS, menghadapi para masyarakat yang hendak memilih dari yang terdaftar hingga tak terdaftar, langkah taktis untuk menghadapi situasi keos, hingga proses penghitungan suara. 

 

Kominfotik Nel

Foto:Zak


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait