Kepsek SMPN 228; Kami Ingin Jadi Pengelola Bank Sampah Terbaik

Jakarta Pusat, -- Kepala Sekolah Menegah Pertama Negeri (SMPN) 228, Muhammad Soleh menyatakan tengah mempersiapkan bank sampah yang ada di sekolahnya sejak lama untuk menjadi bank sampah terbaik.

Hal ini disampaikan pihaknya saat menerima kedatangan tim penilai bank sampah sekolah, Selasa (9/5). Pihaknya mengharapkan dengan menjadi salah satu peserta pengelolaan bank sampah terbaik dapat memptivasi siswa dan guru sekolah untuk terus memberikan kontribusi terhadap bank sampah.

 “Kami tidak mengharapkan menjadi juara tapi yang kami inginkan yaitu menjadi yang terbaik dari sekolah lain dalam mengelolah bank sampah,” ucap Soleh.

Menurutnya, tidak ada persiapan khusus yang dilakukan pihaknya dalam menghadapi tim penilai bank sampah. Bahkan pihaknya sempat kaget, didatangi tim penilai hari ini, sebab pihaknya baru saja mendapatkan kabar kedatangan tim penilai kemarin sore. Meski demikian, pihaknya mengaku optimis bank sampah yang dikelolanya mampu menjadi yang terbaik.

“Saya kaget, tapi bukan karena tidak siap untuk dinilai. Hanya saja kami tidak enak karena melakukan penerimaan tim penilai dengan apa adanya seperti ini,” terangnya.

Sementara itu, Ketua tim penilai bank sampah tingkat DKI Jakarta dari yayasan Pelangi, Puput mengatakan, memang dalam penilaian bank sampah diadakan secara mendadak. Hal ini dilakukan guna melihat langsung kondisi yang sebenarnya, agar  tidak ada yang buat-buat, jelasnya. Penilaiannya sendiri pun dilakukan sejak November 2016 lalu. Namun, karena kendala baru dilanjutkan penilaiannya saat ini.

“ Insyaallah apresiasi penilaian bank sampah tingkat DKI baik untuk SD, SMP dan SMA rencananya akan dilaksanakan tanggal 2 Juni 2017 di Mangga Wana Bhakti.

Menurutnya, dari 50 SMP yang ikut  dinilai bank sampah se DKI Jakarta termasuk Kepulauan Seribu. Sebanyak 8 SMP diantaranya sudah masuk 8 besar termasuk SMPN 228. Pihaknya hanya tinggal menentukan siapa juara 1, 2, dan 3.

 

Kominfotik JP/ Nel


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait