Melawan Adiksi Rokok, Warga Duri Pulo Pilih Nutrisi

Deklarasi Lentera Anak dengan tema Festival telur versus rokok, di RPTRA Melati Duri Pulo, Kelurahan Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (3/2). Foto: Yns

Jakarta Pusat, -- Pemerintah Kota Jakarta Pusat berkerja sama dengan Yayasan Lentera Anak dan sejumlah komunitas menggelar Deklarasi Lentera Anak dengan tema Festival telur versus rokok, di RPTRA Melati Duri Pulo, Kelurahan Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (3/2).

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi mengaku kegiatan seperti ini perlu digalakkan guna menjaga anak dari bahaya asap rokok di dalam rumah.

“Festival seperti ini sangat penting untuk mengedukasi warga dari bahaya asap rokok pada anak di rumah. Lebih baik membeli makanan bernutrisi dibanding rokok,” tegasnya.

Irwandi menghimbau mulai hari ini berhentilah merokok, lebih baik utamakan kepentingan anak dari pada membeli rokok.

Sementara itu, Ketua Yayasan Lentera Anak, Lisda Sundari mengungkapkan, melalui survei yang dilakukan pihak yayasan pada bulan Januari 2019 lalu mengenai anggaran rumah tangga. Warga Duri Pulo lebih mengutamakan nutrisi anak ketimbang rokok.

“Dari hasil survei jumlah perokok di wilayah Kelurahan Duri Pulo hanya 65 persen artinya warga di sini lebih memilih makanan bergizi menjadi pilihan anggaran belanja nomor satu,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini, Yayasan Lentera Anak bersama warga memasak telur sebanyak 500 butir dan membagikannya secara gratis, sebagai bentuk kritik sosial mengenai murahnya harga rokok di Indonesia dibandingkan harga telur. (As/Stk)

 

 

Kominfotik JP/Day


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait