Ngetem Sopir Bajaj Dihukum Push Up

Jakarta Pusat, -- Sebanyak 8 orang sopir bajaj yang biasa ngetem di sepanjang Jalan Merdeka Timur dan Jalan Ridwan Rais diberi hukuman push up dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan membaca teks Pancasila.

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Perhubungan Kecamatan Gambir, CH Samosir menerangkan, para sopir bajaj yang dihukum tersebut merupakan sopir bajaj hasil razia Rabu (26/7) kemaren, Menurutnya, selain diberikan hukuman push up dan menyanyi pihaknya juga meminta agar para sopir tidak lagi ngetem dikawasan tersebut karena mengakibatkan kemacetan.

"Saya tidak melarang kalian mencari rezeki, tapi jangan di tempat yang dilarang," tegasnya.

Pihaknya menegaskan, jika para sopir masih membandel tetap ngetem di dua kawasan tersebut, pihaknya akan melakukan tidakan yg lebih tegas berupa penilangan atau pengangkutan bajaj. Menurutnya, kawasan tersebut seharusnya steril karena sudah ada rambu dilarang parkir.

“Hukuman push up dan menyanyi yang kami berikan ini sebagai sok terapi, agar mereka tidak mengulang perbuatan mereka lagi,” tambah Samosir.

 

Kominfotik JP/Day/NEL


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait

  • Kamis, 02 Februari 2017

    PKL Gondangdia Ditertibkan

    Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di Jalan KH. Wahid Hasyim kembali ditertibkan puluhan petugas gabungan. Lurah ...

  • Jumat, 18 Januari 2019

    Separator Pasar Baru Dibongkar

    Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat membongkar separator Jalan Dr. Sutomo tepat di bawah Jembatan Penyeberangan Orang ...

  • Jumat, 15 April 2016

    Tolak Turunkan Tarif, 16 Angkutan Di Tindak

    Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi (Sudinhub) Jakarta Pusat menindak sejumlah angkutan penumpang yang masih belum ...

  • Jumat, 16 Nopember 2018

    2019 Jakpus Bebas Titik Kemacetan

    Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat (Jakpus) akan menuntaskan seluruh titik kemacetan yang ada di ...