Optimis Jakpus Juara STQ Nasional

Jakarta Pusat, -- “Saya optimis salah satu peserta STQ Jakarta Pusat pasti ada yang menjadi juara tingkat Nasional, “ ujar Asisten Kesra Jakarta Pusat, M. Fahmi usai melapor kepada Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede, atas keberhasilan Tim Kafilah Jakpus menjadi juara ketiga STQ tingkat DKI Jakarta, di ruang kerjanya, Senin (19/12).

Tahun ini Kafilah dari Jakarta Pusat yang diikuti 13 peserta STQ yang menunjukan kebolehannya di ajang STQ tingkat Provinsi DKI Jakarta yang digelar di Kantor Walikota Jakarta Barat beberapa hari lalu hanya mampu menjadi juara ketiga setelah juara pertama diraih oleh kafilah Jakarta Selatan dan urutan kedua Jakarta Barat.

Lebih lanjut Fahmi mengatakan, tiga belas peserta STQ ke-24  tingkat Provinsi DKI Jakarta hanya tiga orang yang berhasil maju ke tingkat nasional bidang penghapal Al-Qur’an (Tahfiz) 10 Juz, 20 Juz dan 30 Juz yaitu Raihan (Kemayoran), Jihan (Tanah Abang), dan Adrian (Tanah Abang). Maka saya sangat yakin peserta STQ dari Jakpus sebagai duta DKI Jakarta salah satunya pasti ada yang menjadi juara tingkat nasional, bahkan ke tiga-tiganya pasti juara tingkat nasional bidang Tahfiz, tegas Fahmi.

 “Selamat untuk kafilah Jakarta Pusat yang dikuti tiga peserta bidang Tahfiz yang akan bertugas sebagai duta DKI Jakarta ke tingkat nasional bulan Juli 2017 mendatang di Kalimantan Barat, ucap Fahmi. “

Fahmi menambahkan, tiga peserta yang menjadi juara pertama tingkat DKI Jakarta yang akan maju ke tingkat nasional nantinya akan dibina dan digembleng secara intensif melalui training centre untuk mempersiapkan mentalnya.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede, Menguncapkan syukur, atas keberhasilan yang telah dicapai, walaupun hanya menjadi juara ke tiga tingkat Provinsi DKI Jakarta. “Saya bangga atas keberhasilan peserta bidang tafiz, tiga peserta STQ yaitu jihan, Reihan dan Adrian menjadi juara pertama penghapalan Al-Qur’an 10, juz, 20 juz, dan 30 juz dan akan bertugas sebagai duta DKI Jakarta tingkat nasional di Kalamntan Barat nanti,” jelasnya.

Lebih lanjut Mangara mengatakan akan mengoptimalkan kegiatan STQ, karena STQ juga merupakan sarana untuk menjaga dan menumbuhkan kecintaan pada Al-Qur’an.  “STQ memotivasi dan mendorong agar kita giat belajar dalam seni membaca Al-Qur’an (Qiro’at), Tata acara membaca Al-Qur’an (Tajwid) serta tafsir Al-Qur’an,” papar Mangara. (Day Kominfomas JP).


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait