Para Pemangku Kecamatan Menyusun Usulan Musrenbang

Musrenbang tahun 2019 tingkat  Kecamatan Kemayoran, di aula kantor Kecamatan setempat, Senin (4/3). Foto: Day

Jakarta Pusat, -- Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) merupakan forum musyawarah antara para pemangku tingkat kelurahan terdiri dari RW, RT, tokoh masyarakat, LMK, FKDM, PKK serta intansi terkait dalam rangka menyusun bahan usulan dari hasil rembuk RW untuk rencana kerja pembangunan yang akan di kerjakan tahun 2020.

Hal itu dikatakan, Asisten Kesejahteraan Rakyat, M. Fahmi saat membuka kegiatan Musrenbang tahun 2019 tingkat  Kecamatan Kemayoran, di aula kantor Kecamatan setempat, Senin (4/3).

“Sesuai data yang saya peroleh bahwa Kecamatan Kemayoran dengan delapan Kelurahan dalam Musrenbang tahun 2019 ini mengusulkan 1017 usulan terdiri dari fisik 186 usulan dan non fisik 331 usulan dengan perkiraan anggaran sebesar Rp. 133 miliar lebih ,- sedangkan sisanya ada yang dikerjakan tahun ini  dan sebagian belum diakomodir, dan semua usulan tersebut diorientasikan untuk kepentingan masyarakat,” ujar Fahmi.

Menurutnya, hampir semua usulan Musrenbang di delapan kecamatan dari 44 kelurahan usulan kegiatan yang paling tinggi yaitu usulan fisik hanya sepertiganya usulan non fisik, tetapi dibanding tahun sebelumnya usulan kegiatan non fisik meningkat tajam. "Yang jelas dari tahun ke tahun usulan kegiatan non fisik dalam Musrenbang terus bertambah,”tandas Fahmi.

Fahmi mengharapkan semua usulan kegiatan warga supaya dapat dieksekusi, artinya semua kebutuhan/permintaan warga masyarakat dipenuhi oleh Pemda secara otomatis kebersihan, perbaikan lapangan, perbaikan fisik jadi semakin baik.

Sementara Camat Kemayoran, Asep Mulyaman menjelaskan jumlah usulan dalam Musrenbang tingkat kecamatan sebanyak 1017 usulan yaitu 186 usulan fisik dan 331 non  fisik dengan perkiraan anggaran 133 miliar lebih. Sementara sisanya ada yang dikerjakan tahun ini juga dan sebagian belum diakomodir. (As/Stk)

 

 

Kominfotik JP/Day


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait