Para Pemangku Kelurahan Menyusun Usulan Musrenbang

Jakarta Pusat, -- Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) merupakan  forum musyawarah antara para pemangku tingkat kelurahan terdiri dari Rw, Rt, tokoh masyarakat, LMK, FKDM, PKK serta intansi terkait dalam rangka menyusun bahan usulan dari hasil rembuk RW untuk rencana kerja pembangunan yang akan di kerjakan tahun 2019, jelas Asisten Ekbang, Bakwan Ferizan Ginting saat membuka kegiatan Musrenbang tahun 2018 tingkat Kelurahan Cempaka Baru, Kemayoran, di aula kantor Rw, Rabu (31/1).

Sesuai data yang saya peroleh bahwa kelurahan Cempaka Baru dengan jumlah 10 RW dalam Musrenbang tahun 2018 ini mengusulkan 113 usulan terdiri dari fisik 103 usulan dan non phisik 10 usulan dengan perkiraan anggaran sebesar Rp. 26.048.999.148 ,- dibandingkan musrenbang tahun lalu mengalami penurunan hingga 2,5 milyar, ujarnya. 

Lebih lanjut Ginting mengatakan, Ini membuktikan partisipasi masyarakat dalam pembangunan betul-betul nyata sehingga biaya yang dikeluarkan oleh pemerintah yang sifatnya mikro tidak lagi di keluarkan karena sudah bisa diatasi oleh masyarakat itu sendiri, “ nah ini merupakan keberhasilan bagi kita dimana partisipasi dalam pembanguna cukup tinggi, “ jelas Ginting.

 “ Sekali lagi saya katakan ini suatu keberhasilan yang sangat baik, prinsipnya adalah bukan anggaran pembangunan yang besar tetapi partisipasi masyarakatlah yang mampu mendorong pembangunan mikro di lingkungan RW, “ tandas Ginting.
Sementara Lurah Cempaka Baru, Irfan menjelaskan jumlah usulan dalam musrenbang tingkat kelurahan sebanyak 113 usulan yaitu 103 usulan fisik dan 10 non fisik. 113 ususlan tersebut merupakan hasil dari rembuk Rw sekelurahan Cempaka Baru.

 

Kominfotik JP/Day


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait