Pembangunan Empat RPTRA Tahun 2019 Rampung

Jakarta Pusat, -- Suku Dinas Perumahan Jakarta Pusat telah menyelesaikan pembangunan 4 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Jakarta Pusat. Keempat RPTRA yang berada di dua kecamatan memiliki konsep bangunan yang berbeda. 

Seperti RPTRA planet senen yang berada di Jalan Pasar Senen Dalam VIII, Kelurahan Senen. RPTRA seluas 953 meter persegi ini memiliki konsep unik, yakni rumah adat betawi. Konsep tersebut sengaja ditonjolkan untuk menguatkan keberadaan budaya betawi di kawasan Senen. Sementara fasilitas di RPTRA ini sudah sesuai dengan Pergub yang ada. 

Kepala Suku Dinas (Kasudin) Perumahan Jakarta Pusat M Yaya Mulyarso didampingi Kepala Seksi Perumahan Sugeng membenarkan bahwa pembangunan 4 RPTRA saat ini sudah selesai dikerjakan. 

"Sudah selesai 100 persen, tinggal serah terima ke kelurahan setelah peresmian. Nanti lurah selaku pengelola rptra. Pagu anggaran pembangunan 4 RPTRA ini senilai 8 miliar, tapi total kontrak cuma 7,2 miliar," terangnya saat ditemui di kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Senin (20/8).

Selain rptra planet senen, ketiga rptra lainnya pun memiliki konsep berbeda. Seperti rptra matahari yang berada di Jalan Rawasari Barat, Kelurahan Cempaka Putih Timur. Rptra yang berada di luas tanah 980 meter ini memiliki konsep nuansa tropis. 

"Untuk Rptra Rawasari Ceria di Jalan Percetakan Negara 5, Kelurahan Rawasari, Cempaka Putih berkonsep minimalis. Bangunannya berlantai 2 karena lahannya sempit hanya seluas 529 meter persegi," tambahnya. 

Selanjutnya, sambung Yaya, rptra An Nur di Jalan Murtado 6, Kelurahan Paseban, Senen memiliki konsep minimalis. Di rptra ini lahannya semakin kecil. "Luas 350 meter, makanya dibangun 2 lantai. Hanya ada lapangan kecil untuk senam," imbuhnya. 

Ditempat yang sama, Kepala Seksi Perumahan Jakpus Sugeng menuturkan, pasca pembangunan sudah rampung semua, tahun 2019 rptra akan diserahkan ke pihak kelurahan menunggu peresmian. 

"Semua fasilitas rptra sudah ramah difabel. Seperti toilet yang sudah dilengkapi untuk difabel, ram kursi roda untuk pegangan difabel dan jalur khusus difabel," paparnya. 

Hingga kini, Jakarta Pusat telah memiliki 50 rptra yang tersebar di sejumlah titik lokasi. Sebelumnya, rptra di Jakarta Pusat hanya ada 46 titik rptra. Kemudian setelah adanya penambahan 4 rptra yang telah rampung, kini jumlahnya jadi 50 rptra.


Kominfotik JP/Christ


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait