Pemkot Jakpus Canangkan Gema Patas

Jakarta Pusat, -- Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat (Jakpus) mencanangkan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gema Patas), Selasa (2/9). 

Wali Kota Jakpus, Bayu Meghantara mengatakan, pemasangan tanda batas merupakan program Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Negara (BPN) Provinsi DKI Jakarta yang didukung oleh Gubernur DKI Jakarta untuk mengantisipasi masalah sengketa tanah di DKI Jakarta. 

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, dan diharapkan ini menjadi sebuah gerakan untuk masyarakat serta instansi untuk melakukan gerakan pemasangan tanda batas terhadap bidang tanah yang dikuasai dan melakukan pendaftaran pembuatan sertifikat jika bidang tanahnya belum bersertifikat," ungkapnya. 

Pihaknya juga menyatakan pencanangan Gema Patas yang dilakukan  di Taman Ismail Marzuki (TIM) ini sekaligus untuk mengamankan aset Pemprov DKI Jakarta. Melalui Gema Patas ini aset pemerintah mendapat kejelasan atas batas bidang tanahnya. 

 “TIM harus menjadi aset yang tidak terpisahkan, mudah-mudahan hasil ukur sesuai yang ada didata. Sehingga sertifikat dapat diterbitkan pada usia ke 50 tahun, “ kata Bayu.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Jakpus, Ilyas Tedjo Prijono mengharapkan dengan adanya Gema Patas ini masyarakat maupun instansi pemerintah dapat memastikan batas bidang tanahnya.

"Banyak sekali aset pemerintah khususnya Pemrov DKI Jakarta, secara phisik, yuridis sudah punya  legalitas tetapi belum bisa disertifikatkan karena persoalan batas tanah seperti TIM, Taman Monas, beberapa gedung bersejarah di Jakarta," terangnya. 

Di tempat yang sama Kantor Wilayah BPN provinsi DKI Jakarta, Jaya  memaparkan sesuai pasal 19 undang undang pokok agraria tahun 1960 untuk menjamin kepastian hukum oleh pemerintah dilaksanakan pendaftaran tanah di seluruh wilayah RI. Dengan begitu, seluruh bidang tanah atau aset harus didaftar baik itu milik perorangan maupun instansi. 

"Prinsipnya, apa saja yang ada di permukaan tanah harus didaftarkan untuk menjamin kepastian hukum," tandasnya. 

Kominfotik JP/Day/NEL 


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait