Pemkot Jakpus Dorong Orari Terus Eksis

Jakarta Pusat, -- Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat terus mengharapkan eksistensi Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) dalam berbagai kegiatan termasuk ambil bagian dalam program pemerintahan. 

Wakil Walikota Jakarta Pusat Bayu Meghantara mengungkapkan, sebagai organisasi radio amatir tertua pihaknya mengharapkan Orari mampu bertahan ditengah perkembangan teknologi informasi. Partisipasi aktif para pengurus dan anggota Orari sangat dibutuhkan untuk menjaga keberlangsungan Orari kedepan. Perjuangan bangsa juga tak lepas dari peran Orari. 

"Maka dari itu, sudah seharusnya kita melestarikan Orari sebagai kebudayaan lokal yang harus dipertahankan eksistensinya. Saya tentunya mengapresiasi eksistensi Orari, yang masih bertahan ditengah kemajuan teknologi," ungkapnya saat menghadiri Musyawarah Lokal (Muslok) Orari di Kantor Walikota Jakpus (22/1). 

Bayu menerangkan, kedekatan pemerintah dengan Orari menjadi bagian yang tak terpisahkan. Dalam beberapa kesempatan, Orari turut hadir membantu program pemerintah dengan cakupan informasi yang dimilikinya. Seperti dalam hal penanganan bencana, pihaknya bersinergi dengan Orari sebagai Contact Center  pemerintah untuk siaga bencana. 

"Jadi memang, Orari ini menjadi bagian yang juga penting dalam mendukung kinerja pemerintah. Saya mengucapkan selamat bermusyawarah untuk Orari, kami akan terus fasilitasi agar Orari Jakpus dapat lebih baik lagi," tutupnya. 

Sementara itu, Ketua Orari Daerah DKI Jakarta Budi Riyanto menerangkan, kegiatan Muslok ke 3 yang dilakukan hari ini untuk memilih Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Jakarta Pusat beserta staffnya untuk menjalankan program yang sudah ditetapkan dalam Musyawarah Besar (Mubes) Orari beberapa waktu lalu di Surabaya. 

"Program-program inilah diantaranya untuk membantu program pemerintah. seperti dalam waktu dekat ini akan ada pilkada. Kami akan membantu mengamankan jalannya pilkada dari potensi-potensi yang menyebabkan konflik melalui saluran informasi yang kami miliki dari siaran radio," terangnya disela Muslok Orari. 

Hal senada juga diungkapkan, Ketua Orari Lokal Jakarta Pusat periode 2014-2017 Adle menegaskan, akan menyiagakan sekitar 200 anggota Orari yang ada di wilayah Jakarta Pusat untuk mengawal jalannya pilkada pada 15 Februari mendatang di tiap kecamatan. 

"Jadi nanti ada anggota yang akan kami sebar di tiap kecamatan, memonitor keamanan melalui radio. Nanti sekalian kita bawa seluruh alat yang kita punya ke sana," terangnya. 

Sementara itu, Kepala Balai Monitor Spectrum Radio Kelas 1 Jakarta Hari Prasetyo menegaskan, pihaknya akan melakukan monitoring dan pengamanan frekuensi saluran radio di Jakarta agar sesuai dengan peruntukannya. Sehingga, potensi saling mengangu antar frekuensi tidak terjadi. 


Kominfotik Nel


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait