Penandatanganan MOU Program Revitalisasi Posyandu

Jakarta Pusat, -- PENANDATANGAN MEMORENDUM OF UNDERSTANDING (MOU) PROGRAM REVITALISASI POSYANDU ANTARA TIM PENGGERAK PKK KOTA ADM. JAKARTA PUSAT DAN KARTIKA SOEKARNO FOUNDATION (KSF)

Kepedulian tim penggerak PKK Kota Adm. Jakarta Pusat dan Kartika Soekarno Foundation (KSF) dalam hal mengawal pertumbuhan anak balita dan usia dini Jakarta Pusat tertuang dalam bentuk perjanjian kerjasama program revitalisasi posyandu.

Usia 0-6 tahun merupakan usia yang sangat penting bagi perkembangan sel-sel otak dan tumbuh kembang anak. tumbuh kembang anak dapat berjalan maksimal salah satunya tergantung  pada kesehatan dan gizi optimal.

Posyandu dan PAUD merupakan cara yang sangat tepat dalam upaya meningkatkan tumbuh kembang dan gizi anak, karena sifat, sikap, rasa percaya diri, disiplin diri dan kreatifitas anak terbentuk dalam usia tersebut.  selain itu upaya peningkatan fungsi posyandu yang terintergasi secara holistik  juga dapat lebih mengoptimalkan kesehatan dan gizi anak , karena posyandu merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada ibu hamil dan menyusui serta anak usia 0-6 tahun. disamping itu juga sangat dibutuhkan peningkatan sdm bagi para kader posyandu.

Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan adanya intervensi dari  berbagai pihak selain pemerintah, salah satunya dengan berinovasi melalui keterlibatan para CSR yang peduli terhadap tumbuh kembang dan gizi anak khususnya pada anak-anak yang berada di wilayah padat penduduk.

Menyadari akan hal itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat di bawah bimbingan Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta melalukan invovasi dengan menggandeng Kartika Soekarno Foundation (KSF) untuk melakukan kerjasama melalui “Program Revitalisasi Posyandu” dengan melaksanakan  penandatanganan perjanjian kerjasama pada hari senin, 18 januari 2016 yang bertujuan untuk :

Meningkatkan manajeman posyandu melalui pembentukan lembaga pembina posayandu (lpp) dan memaksimalkan peran serta pokjanal posyandu  sehingga dapat meningkatkan rasa kepemilikan, tingkat pastisipasi, dukungan dan kemandirian masyarakat secara umum

Meningkatkan sumber daya manusia (sdm)  melalui pelatihan pelatih (tot), pelatihan kader dan bidan sehingga tersedianya pelatih lokal yang dapat membina dan melatih kader

Pengadaan sarana dan prasarana dengan melengkapi peralatan pelayanan dasar posyandu

Meningkatkan pelayanan dengan mengintegrasikan kegiatan posyandu dengan paud dan bkb sehingga masalah-masalah yang terjadi pada anak dapat terdeteksi sedini mungkin dan ditanggulangi bersama-sama

Kerjasama ini akan  berjalan selama 2 tahun. dan diharapkan program ini dapat meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak serta masyarakat di wilayah kota adm. jakarta pusat.

 

 


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait