Pengrajin Tahu Tempe Diminta Beralih ke Gas

Jakarta Pusat, -- Guna menekan pencemaran lingkungan, para pengrajin tahu tempe di wilayah Kelurahan Kampung Rawa diminta mengalihkan bahan bakar dari kayu bakar ke gas.

Hal tersebut dikemukan Kepala Suku Dinas Perindustrian Energi (Sudin) PE Jakarta Pusat, Iswandi di sela - sela peninjauan bersama Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, Jumat (19/10).

Iswandi mengatakan penggunaan gas dalam pembuatan tahu dan tempe jauh lebih aman dibandingkan dengan kayu bakar. Sebab,  dampak menggunakan kayu bakar itu sangat besar, seperti polusi udara, rawan kebakaran.

"Harusnya mereka itu sudah beralih ke gas bukan menggunakan kayu bakar lagi," ucap Iswandi.

Iswandi mengatakan sebenarnya pembenahan produksi tahu dan tempe ini melibatkan beberapa Unit Perangkat Kerja Daerah (UKPD) terkait. Seperti Sudin PE dalam koridor pengawasan pembuatannya, pengawasan limbah ada di Sudin Lingkungan Hidup dan pemasaran itu ada di Sudin UMKM.

"Semua saling terkait jika ingin mengubah produksi tahu tempe lebih besar bahkan sampai go internasional," tutupnya.

 

Kominfotik JP/Chs/NEL 


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait