RPTRA dibangun harus melibatkan masyarakat

Jakarta Pusat, -- Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede didampingi Ketua TP PKK Jakarta Pusat, Rintje Mangara Pardede meresmikan dan meletakan batu pertama pembangunan RPTRA di Taman Duri Pulo, RW.01 Kel.Duri Pulo, Gambir, Jum’at (2/10).

kepada pengusaha yang tergambung dalam program CSR, Erwin Haris.

Walikota minta dalam pembangunan ruang publik terpadu  ramah anak (RPTRA) harus melibatkan warga masyarakat, sehingga keinginan warga apa yang dikehendaki di dalam pembangunan ruang publik tersebut bisa dipadukan dan nantinya dapat dimanfaatkan oleh warga itu sendiri, jelas Mangara.

Saya sangat berterima kasih dan sangat mendukung atas dukungan masyarakat Duri Pulo untuk meningkatkan Taman Duri Pulo menjadi taman RPTRA. Taman ini ditingkatkan untuk dijadikan taman ramah anak dan sebagai konseling antar masyarakat sehingga mempunyai aktifitas atau kegiatan yang positip.

Sangat mengapresiasi kemauan masyarakat yang nantinya taman ini ditingkatkan menjadi RPTRA melati. Untuk itu Mangara mengharapkan, nantinya setelah selesai pembangunan RPTRA warga masyarakat menjaga, merawat  dan menjaga kebersihan sehingga ruang publik bisa dimanfaatkan terus, pintanya.

“ Jaga dan rawat taman tersebut, serta manfaatkan sebaik-baiknya ruang publik ini untuk kepentingan bersama dalam meningkatkan kreatifitas anak. “ ucap Mangara.

Camat Gambir, Fauzi menambahkan Pembangunan RPTRA melati dibangun diatas tanah seluas 2.283 meter persegi dan diisikan berbagai fasilitas seperti lapangan Basket, futsal, joging track, sarana bermain anak, perpustakaan, majlis taklim serta lainnya.

Dalam pembangunan RPTRA Melati kami melibatkan masyarakat, masuk-masukan dari masyarakat di tampung dan dirembuk dan nantinya akan dipadukan dalam sarana pembangunan RPTRA, jelas Fauji. (AD)


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait