Ratusan Warga dan Petugas Bersihkan Kawasan Wisma Atlet

Jakarta Pusat, -- Menjelang pelaksanaan Asian Para Games Indonesia 2018 tinggal beberapa hari lagi, ratusan warga bersama anggota PPSU, Damkar, Sudin Lingkungan Hidup, Kehutanan, Sudin Perhubungan, serta aparat kecamatan dan kelurahan menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Wisma Atlet, Kel.Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (23/9). Aksi bersih-bersih tersebut dipimpin Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang), Bakwan Ferizan Ginting.

Bakwan Ginting minta, kepada seluruh petugas yang melakukan aksi bersih-bersih supaya membersihkan kawasan wisma atlet Kemayoran yang sebentar lagi akan digelar pelaksanaan Asian Paralympic Games atau Asian Para Games 6 – 13 Oktober 2018. Kawasan ini harus bersih, cantik, indah dan nyaman.

“Kita harus membersihkan sampah yang ada, sampah sekecil apapun harus diambil untuk memastikan bahwa komplek ini dalam kondisi siap, sehingga para atlet yang akan menginap di wisma merasa nyaman,“ papar Ginting.

Ginting menghimbau kepada Sudin KPKP supaya mengamankan binatang liar seperti kucing, anjing, unggas agar diamankan. Mengingat kawasan wisma atlet harus bebas dari binatang tersebut.

Sementara itu, Camat Kemayoran, Herry Purnama didampingi Lurah Kebon Kosong, Samsul Ma’rif menjelaskan aksi bersih-bersih di kasawan wisma atlet dilakukan di empat titik yaitu di jalan H. Keneng, landasan pacu timur, HBR Motikl dan di Jalan Dakota Motik.

Aksi bersih-bersih tersebut dititikberatkan pada membersihkan atau mencabut rumput liar di jalan, pengecatan kastin, membersihkan taman, menertibkan bangunan di atas saluran, penopingan pohon dan lain sebagainya.

Herry menambahkan, dalam aksi bersih ini pihaknya menerjunkan 500 personil terdiri dari warga, anggota PPSU, Satpol PP, Sudin Lingkungan Hidup, PPKK, Kehutanan, Damkar, KPKP, Bina Marga dan Sudin Sumber Daya Air.

Pada Kesempatan yang sama di wilayah Kel.Karang Anyar, Sawah Besar juga melakukan aksi bersih-bersih di kawasan pasar Karang Anyar yang melibatkan 100 personil. Aksi bersih-bersih tersebut dipimpin Camat Sawah Besar, Martua Sitorus didampingi Lurah Karang Anyar, Maksudi.

"Sasaran aksi bersih adalah saluran, karena dikhawatirkan jika tidak dibersihkan saluran jadi mampet dan akan menimbulkan banjir," tegasnya.

Martua mengingatkan bahwa kebersihan merupakan tanggung jawab bersama bukan hanya pemerintah, namun juga peran serta masyarakat agar lingkungan menjadi bersih, nyaman, asri, dan indah.


Kominfotik JP/Day/Stk


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait