Razia PSK Petugas Menyamar

Jakarta Pusat, -- Berulangkali gagal merazia PSK yang ada di kawasan Kemayoran Jakarta Pusat, Camat Kemayoran, Herry Kurniawan menginstruksikan petugas melakukan penyamaran.

Menurutnya, petugas yang hendak melakukan razia justru diarahkan seperti hendak melakukan penawaran dengan para PSK yang ada dikawasan Gang Laler, Kemayoran. Agar lebih meyakinkan, petugas tidak mengunakan pakaian dinas. Petugas justru mengunakan pakaian biasa dan rapih seperti layaknya para pelangan PSK. Satu buah mobil pribadi disiapkan untuk melengkapi penyamaran petugas.

“Jadi petugas ini langsung ke TKP dengan mengunakan mobil pribadi langsung berpura-pura melakukan transaksi. Kemudian PSK dibawa dengan mengunkan mobil, tanpa sepengetahuan mereka kami menunggu di lokasi berbeda untuk melakukan pengamanan,” ungkapnya.

Herry menerangkan, strategi penyamaran ini dinilai efektif untuk menjaring para PSK. Sebab, pada razia sebelumnya informasinya selalu bocor. Sehingga petugas tak menemukan PSK yang biasa mangkal di kawasan tersebut.

“Memang pernah beberapa kali tidak mendapatkan hasil, padahal razia besar. Ketika petugas ke lokasi, lokasi sudah bersih, padahal sehari-hari pasti banyak wanita malam yang mangkal di sana," terangnya.

Menurutnya, ada 3 PSK yang berhasil dikelabui petugas hingga akhirnya dapat diamankan. Ketiganya berasal dari Bogor dan Karawang, sementara usia mereka berkisar 17 hingga 32 tahun. Selain PSK, lanjutnya, petugas juga mengamankan seorang ibu yang mengelandang bersama anaknya yang berusia 5 bulan. Ketiga PSK dan 2 PMKS ini langsung dibawa ke panti sosial Bina Insan Kedoya untuk pembinaan.

"Mereka akan diserahkan ke panti sosial Bina Insan Kedoya untuk dilakukan pembinaan selama minimal tiga bulan. Banyak beberapa jenis keterampilan yang dilatih di sana, " tandasnya.

 

Kominfotik Cds-Nel


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait