Ribuan Warga Kebon Kosong Terjun Kerja Bakti

Jakarta Pusat, -- Kesadaran masyarakat di empat RW 06,07,08, 09 Kelurahan Kebon Kosong dalam menjaga kebersihan saluran masih minim. Akibatnya saluran di empat rw terjadi pendangkalan hingga menyebabkan banjir ke pemukiman warga.

Menyikapi pendangkalan saluran tersebut, ratusan warga dari empat rw terjun langsung melakukan kegiatan kerja bakti dengan menguras saluran. Terlihat seluruh warga bahu membahu membersihkan saluran. Dengan menggunakan cangkul, besi menarik lumpur dipergunakan warga untuk menguras lumpur.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede di lokasi mengatakan sudah seharusnya warga itu terjun bersama untuk membersihkan saluran. Apalagi saluran di empat rw ini sudah terjadi pendangkalan yang cukup memprihatinkan.

"Hari ini warga bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat melakukan kerja bakti. Saya senang melihat warga yang sangat antusias dalam membersihkan saluran air mereka," ucap Mangara yang didampingi Wakil Walikota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara, Minggu, (27/11) pagi.

Mengenai tidak adanya petugas Pusat Pengelola Komplek Kemayoran (PPKK) yang turun dalam kerja bakti tersebut, Mangara tidak mau mempersoalkan. Intinya kegiatan ini membersihkan saluran warga yang sudah banyak sekali endapan lumpurnya.

"Saya juga minta kepada warga kegiatan kerja bakti ini terus dilakukan guna terciptanya lingkungan bersih. Jangan membuang sampah ke dalam saluran, jika mampet yang rugi itu warga sendiri," tegas Mangara.

Masih di lokasi kerja bakti, Camat Kemayoran Herry Purnama mengatakan sebanyak 500 petugas dan warga bersama-sama dalam kegiatan kerja bakti. Herry juga menyayangkan sejumlah saluran masih ada yang ditekankan penyempitan.

"Kita juga minta kepada warga agar saluran yang berubah ukuran yang besar menjadi kecil agar dikembalikan sesuai ukuran yang ada. Karena jika air tidak air tidak dapat teraliri dengan lancar," terangnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas (Kasudin) Tata Air Jakarta Pusat Dicky Suherlan mengatakan pihaknya juga mengerahkan dua alat berat untuk melakukan pengerukan saluran yang besar. Sedangkan untuk lumpur yang dipemukiman  dimasukkan ke dalam karung.

"Kita siapkan 3000 karung untuk lumpur yang ada di pemukiman warga. Seluruh material lumpur dibuang ke tempat pembuangan di Cakung, Jakarta Timur," tutupnya.

(Christ Kominfomas JP)


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait