SMPN 137 Cempaka Putih Layak Menjadi Terbaik Adiwiyata 2016

Jakarta Pusat, -- SMP negeri 137 Cempaka Putih sangat layak menjadi yang terbaik Adiwiyata 2016 tingkat nasional, karena sekolah ini dirasakan sudah cukup menjadi pencerahan bagi sekolah yang lain menuju sekolah sehat dan bersih, jelas Walikota Jakarta Pusat, Mangara pardede, Selasa (11/10).

Dalam persiapan verifikasi lapangan calon sekolah adiwiyata tingkat nasional, SMPN 137  sudah mempersiapkan secara maksimal. “ Kalaupun ada kekurangan ini menjadi target untuk diperbaiki. “ tandas Mangara.

Mangara mengharapkan kepada tim verifikasi tingkat nasional supaya obyektif dalam memberikan penilaian, “Jika ada ada kekurangan ataupun kelemahan tolong  diberitahukan agar ini bisa diperbaiki,” ujarnya.

Dikatakan, calon sekolah adiwiyata yang diusulkan oleh Pemkot Jakarta Pusat  kepada kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dua sekolah yaitu SDN 01 Johar Baru dan SMPN 137. ”Namun dari dua yang diusulkan hanya SMPN 137 yang lolos Verifikasi dan berhak maju ke tingkat nasional mewakili DKI Jakarta,” tambah Mangara.

Ketua Tim Verifikasi lomba Adiwiyata tingkat nasional, Restu Yuliani dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), menjelaskan,  bahwa pihaknya sudah menerima laporan dokumen yang diberikan oleh pihak sekolah SMPN 137 Cempaka Putih dan isinya sangat baik dan bagus. “Tetapi kami ingin verifikasi di lapangan bertujuan untuk mengecek langsung secara fisik maupun kelengkapan dokumennya. Apakah sesuai dengan dokumen yang diberikan kepada saya, “ ucapnya.

Ia menjelaskan dokumen Adiwiyata 2016 yang masuk di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebanyak 900 lebih, dan setelah diverifikasi dengan teliti ada 694 sekolah yang akan diverifikasi secara dokumen dan fisik. Di DKI Jakarta saja ada 12 sekolah yang maju untuk diverikasi adiwiyata tingkat nasional.

Dikatakan Adiwiyata bukan ajang lomba, karena kalau lomba setelah selesai berhasil menjadi juara akan ditinggalkan begitu saja. Program adiwiyata merupakan program yang berkelanjutkan yang menerapkan budaya perilaku ramah lingkungan dengan berwawasan lingkungan bagi para pelajar. “ Dan ini akan dijadikan titik pantau Adipura, “ tegas Restu. (Day Kominfomas JP)


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait