Sambut Idul Fitri Pemprov DKI Jakarta Gelar Lomba Pukul Beduk dan Takbir

Jakarta Pusat, -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengelar lomba memukul beduk dan takbir secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat Provinsi DKI Jakarta.

Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede mengungkapkan, lomba pukul beduk dan takbir ini  dilakukan secara kelompok. Satu kelompok terdiri dari 6 orang, 5 orang pemukul beduk, satu orang penakbir. Menurutnya, selain untuk menyambut hari raya Idul Fitri, perlombaan ini merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) DKI Jakarta 22 Juni mendatang.

“Finalnya akan dilakukan di tingkat Provinsi pada malam takbiran nanti, jadi tolong Sekertaris Camat (Sekcam) dan Sekertaris Lurah (Sekel) ini diupayakan supaya bedugnya seragam kita buat dari drum,” ungkapnya didampingi Wakil Wali Kota Bayu Meghantara, dan Sekko Iqbal Akbarudin, Selasa (13/6)

Sementara itu Asisten Kesejahtraan Rakyat, Fahmi menerangkan, untuk perlombaan di tingkat kecamatan dilakukan pada tanggal 16-19 Juni pesertanya merupakan perwakilan dari masing-masing kelurahan yang ada di wilayah Jakpus. Dari tingkat kecamatan akan dipilih juara 1,2, dan 3, hanya juara 1 yang dikirim ke tingkat kota.  Setelah itu, juara satu di tingkat kota akan dikirim ke  tingkat provinsi.

“Kriteria penilaiannya lafaz dan tajwid dari takbir yang dilantunkan,  kemampuan memukul beduk dan performance di dalamnya termasuk pakaian dan kreatifitas menghias beduk. Masing-masing akan memperebutkan hadiah  Rp15 juta untuk juara 1, Rp.10 juta untuk juara 2, dan Rp.7,5 juta untuk juara 3 selain itu, seluruh peserta utusan wilayah akan mendapatkan satu ekor kambing,” terangnya.

Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Jakpus, Bayu Meghantara menambahkan, agar beduk untuk para peserta lomba di tingkat kecamatan disediakan oleh kecamatan bersangkutan. Sehingga, wilayah Jakpus mendapatkan kualitas beduk yang sama.

“Sediakan saja beduknya, tinggal nanti dihias sedemikian rupa oleh masing-masing kecamatan. Toh beduk itu juga akan dibawa ke tingkat kota. Setelah itu beduknya kan bisa diberikan ke masjid-masjid,” ujarnya. 

Kominfotik JP/NEL

 


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait