Scorecard Jadi Raport Lurah

Jakarta Pusat, -- Wakil Walikota Jakarta Pusat Bayu Meghantara menginstruksikan para lurah aktif mengisi scorecard sebagai acuan nilai kinerja.

Menurutnya, selama ini program-program yang dijalankan Lurah tidak semuanya dimasukan ke dalam scorecard, padahal data tersebut penting untuk sebagai nilai raport terhadap kinerja Lurah. Apalagi, bagi para Lurah yang baru menjabat pengisian scorecard ini menjadi hal yang sangat penting.

“Jadi nanti bisa dibandingkan data scorecard dari Lurah sebelumnya berapa nilainya dengan data Lurah saat ini. Sehingga dapat terlihat semua kinerja para Lurah disana,” ungkapnya dalam Rapat Pimpinan di Kantor Walikota (31/1).

Pihaknya juga menginstruksikan para Lurah agar melakukan pengecekan data yang ada di scorecard saat ini dengan data real yang ada.  Sebab, menurutnya ada beberapa program yang tahun sebelumnya tinggi penerimaanya tahun ini justru menurun. Seperti program Kartu Jakarta Pintar di Kelurahan Gunung Sahari pada data scorecard tercatat tahun lalu ada 3500 penerima KJP, sementara tahun ini tinggal 1 penerima. Begitupun dengan kelurahan Kebon Kosong tahun lalu ada 56 perbaikan jalan, sementara tahun ini baru 12.

“Coba tolong di cek lagi data scorecard tahun ini dengan sebelumnya, benar tidak ini. Kok penerima KJP-nya tinggal satu benar tidak ini datanya. Lalu soal perbaikan jalan juga ini selisih 44 kemana,” tegasnya.

 

Kominfotik Nel


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait