Sosialisasi amdal LRT bagi warga kel.benhil, gelora dan karet tengsin

Jakarta Pusat, -- Sekitar 80 orang warga Kel.Bendungan Hilir, Gelora dan Kel.Karet Tengsin yang terdiri ketua LMK, Ketua RW, Ketua RT, dan Tokoh Masyarakat mendapatkan sosialisasi mengenai rencana pembangunan infrastrukstur kereta cepat ringan atau Light Rail Transit (LRT) rute Duku Atas – Palmerah – Senayan City.

Sosialisasi rencana pembangunan infrastuktur tersebut digelar Pemerintah Kota Jakarta Pusat bersama PT Adhi Karya. Sosialisasi ini dibuka oleh Sekretaris Kota (Seko) Jakpus, Zainal, di Aula Kantor Kelurahan Bendungan Hilir, baru-baru ini. Dihadiri Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup, Eldi Andi, Lurah Bendungan Hilir, Prayogi, dan Lurah Gelora, Ferri Abdillah, serta konsultan Amdal dari Universitas Indonesia (UI).

Sekretaris Kota (seko) Jakarta Pusat, Zainal, menjelaskan sangat menyambut baik kegiatan sosialisasi ini yang merupakan respon Pemerintah Kota Jakpus terhadap Perpres No. 99 tahun 2015 tentang percepatan penyelenggaraan perkereta Apian umum di DKI Jakarta melalui pembangunan kereta cepat ringan/Light Rail Transit (LRT) di Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodebek).

Dikatakan, kondisi transportasi dan prasarana transportasi di Jakarta sudah tidak memadai lagi sehingga kemacetan lalulintas  sudah mencapai titik yang sangat parah. Ini imbas dari paradigma masyarakat Indonesia yang memilih berkendaraan pribadi bukan menggunakan Moda transportasi Umum, ujarnya.

Untuk itu  pemerintah ingin merubah paradigma masyarakatnya dalam bertransportasi yang memadai dan layak. Untuk mencapai hal tersebut pemerintah terus bersinergi demi tercapainya tujuan bersama dengan membangun kereta cepat ringan, karena ini dinilai solusi yang tepat untuk mengurangi kemacetan, papar Seko.

Pembangunan Infrastruktur kereta cepat ringan (LRT) akan dibangun secara bertahap setelah pembangunan rute utama di Cibubur – Cawang dan Bekasi Timur – Cawang selesai, tambah Zainal.

Zainal, berharap warga supaya betul-betul mengikuti sosialisasi ini, berikan masukan maunpun saran yang bermanfaaat berkaitan analis mengenai dampak lingkungan (Amdal) bagi pembangunan LRT sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat Jakarta.

Lurah Bendungan Hilir, Suprayogi mengatakan jumlah peserta sosialisasi rencana pembangunan infrastruktur kereta cepat ringan diikuti 80 orang dari warga Kel. Bendungan Hilir, Gelora dan Karet Tengsin. Mereka yang diundang terdiri dari Ketua RW, RT, LMK dan Tokoh Masyarakat.

Tiga kelurahan tersebut nantinya akan dilintasi rencana pembangunan infrastruktur  kerata cepat ringan/ Light Rail Transit (LRT) yang rutenya yaitu Duku Atas – Palmerah- Senayan City, ucapnya.

Adapun tujuan mereka diundang pada kegiatan sosialisasi ini, agar mereka nantinya dapat mensosialisasikan kepada masyarakat luas tentang rencana pembangunan LRT. Jangan sampai saat dimulai pekerjaan baru warga protes, tandas Yogi. (AD)


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait