Surat Suara Didistribusikan Kedelapan Kecamatan di Jakpus

Jakarta Pusat, -- Seluruh surat suara untuk kebutuhan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, didistribusikan ke 8 kecamatan yang ada di wilayah Jakarta Pusat (Jakpus), hari ini (7/2).

Walikota Jakpus Mangara Pardede menerangkan, setelah pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakpus mendistribusikan surat suara ke kecamatan, pihak kecamatan akan langsung melakukan pendistribusian ke Kelurahan yang ada di Jakpus. Menurutnya, ada 44 kelurahan yang ada di Jakpus yang menunggu distribusi surat suara dan kebutuhan logistik lainnya  untuk pencoblosan 15 Februari mendatang.

“Saya mengharapkan, pendistribusian ke 8 kekecamatan dan kelurahan rampung hari ini juga,” ungkapnya di gudang KPU Jakpus (7/2).

Ditempat yang sama, Ketua KPU Jakarta Pusat Arif Bawono mengungkapkan, selain mendistribusikan surat suara pihaknya juga mengirimkan alat kelengkapan lainnya seperti: alat coblos, bantal, gembok, formulir perhitungan. Usai diterima pihak kecamatan siang ini, surat suara yang ada langsung di hitung ulang. Guna menghindari terjadinya kekurangan surat suara pada Februari mendatang.

"Karena posisinya sudah dibagi-bagi per-TPS, nanti posisinya akan dihitung ulang lagi oleh teman-teman PPS tambah 2 setengah persen kemudian. Nanti dihitung ulang lagi sama KPPS di kecamatan, jadi nanti tanggal 7-12 posisinya adalah melakukan penghitungan ulang supaya gak terjadi kekurangan," ungkapnya.

Sementara itu, Wakapolres Jakpus AKBP  Asep Guntur yang juga hadir dalam pendistrubusian surat suara ini, memastikan proses pendistribusikan surat suara berjalan lancar tanpa ganguan. Pihaknya pun telah menerjunkan 600 personil kepolisian dari masing-masing polsek yang ada di jajaran Polres Jakpus.  Menurutnya, ratusan petugas ini akan mengawal proses pendistribusian surat suara dan kelengkapan logistik lainnya sampai titik yang telah ditentukan. Asep juga menjamin, pihaknya tidak akan membiarkan pihak yang tidak berkepentingan mencampuri pendistribusian logistik Pilkada.


"Kami ucapkan terimakasih tentunya karena sudah tepat waktu. Kita berpacu dengan waktu, jangan sampai ada keterlambatan, karena nanti akan menyebabkan terlambat juga yang lainnya. Jadi artinya dikawal itu pengamanannya, jangan sampai ada gangguan, ada orang gak berkepentingan ikut masuk terlibat di dalam ini," tegasnya.

 

Kominfotik JP  


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait