Walikota Jakarta Pusat geram ada Menara BTS diatas Saluran

Jakarta Pusat, -- Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede kesal dan marah pasalnya saat blusukan ke wilayah Rt.06/03 Kel. Cempaka Putih Timur, Cempaka Putih, ditemukan sebuah menara Base Transceiver Station (BTS) setinggi 30 meter milik PT Infrastruktur Sejahtera berdiri diatas saluran. Akibatnya saluran yang dibuat Sudin PU Tata Air Jakarta Pusat terpaksa dibelokin untuk menghindari menara tersebut.

Ini sudah tidak benar ada bangunan menara berdiri diatas saluran dan ini sudah termasuk pelanggaran berat. Jangan – jangan ada permainan dari Sudin PU terkait, bongkar bagunan ini, tegas mengara saat blusukan ke Wilayah Kecamatan Cempaka Putih, Rabu (11/3).

Untuk itu Mangara minta kepada instansi dijajarannya untuk segera mengusut keberadaan menara yang dibangun diatas saluran. Karena keberadaan menara tersebut terjadi penyempitan jalan sebab saluran air yang dibuat dibelokin sehingga memakan badan jalan.

Menurut Mangara, kalau bangunan ini dibongkar pasti ada yang berteriak, nah disini pasti ketahuan siapa yang bermain. Dilihat dari segala sisi bangunan menara ini melanggar perizinan, coba lihat itu saluran yang dibuat PU Tata Air berbelok dan akibatnya jalan jadi menyempit, jelasnya.

Walikota menambahkan saya sangat menyayangkan adanya bangunan menara yang berdiri diatas saluran seakan-akan dari jajaran dibawahnya melakukan pembiaran di lokasi tersebut, “ jangan-jangan ada permaian di sudin PU terkait. “ Bongkar bangunan ini segara, ucapnya lagi.

Ketua Rt.06/03 Kel. Cempaka Putih Timur, Arif Cahyo menjelaskan berdirinya bangunan menara ini sejak tahun 2014 dan tidak minta izin kepada warga sini maupun RT, “ Saya tahu-tahunya sudah berdiri saja bangunan ini, padahal belum minta izin kepada warga lingkungan disini.

Dengan adanya pembuatan saluran, “ Alhamdulillah wilayah ini tidak lagi kebanjiran, sebelum di refungsi saluran ini selalu banjir hingga selutut orang dewasa, Cuma sangat disayangkan jalan jadi menyempit akibat saluran dibelokin untuk menghindari bangunan menara, Kami warga disini minta dibongkar, tambahnya.

Ka.Sudin PU Bina Marga Jakarta Pusat, Pamudji mengatakan pihak segera mengeluarkan teguran kepada pemilik bangunan menara tersebut untuk segera membongkar sendiri. Apabila hingga batas waktu yang telah ditentukan tidak dilakukan pihak Pemerintah Kota Jakpus akan membongkar secara paksa, ucapnya.

Disisi lain Mangara sangat terkejut saat menyambangi pasar Cempaka, karena ditemukannya sejumlah titik lokasi sambungan listrik liar yang lost meternya di pasang di dalam gerobak berlokasi di Jalan Cempaka Putih Barat IV

Wah ini tidak benar masak lost meter listrik di pasang di dalam gerobak, sangat membahayakan, ini yang menyebabkan kebakaran. “ Tolong Lurah dan camat agar hubungi PLN supaya aliran listrik di putus,” ujarnya.

Bukan hanya itu saja, temuan lost meter listrik juga di dapati di dalam area Pasar cempaka yang pemasangannya di pasang disebuah tiang besi yang tingginya hanya dua meter dan hanya ditutupi seng.

Sementara itu Ka.Pasar Cempaka, Mardjoyo mengaku dirinya tidak mengetahui pemasangan listrik liar. “ Saya menjabat ka.Pasar disini baru empat tahun, dan saat masuk kesini aliran listrik yang lost meternya dipasang ditiang sudah ada. Kalau ingin diputus silakan saja, Saya tidak keberatan kok, ujarnya.

Camat Cempaka Putih Lola Lovita menambahkan bahwa pihaknya telah melayangkan surat sampai dua kali namun hingga kini tidak ada jawaban dari PLN Cab. Cempaka Putih dan tidakkan yang berarti, ucapnya


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait