Walikota Jakpus Instruksikan Camat Menteng Sediakan Lahan RPTRA

Jakarta Pusat, -- Walikota Jakarta Pusat Mangara Pardede, menginstruksikan Camat Menteng Paris Limbong untuk menyediakan lahan untuk pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Sebab, di wilayah Kecamatan Menteng masih ada kelurahan yang belum memiliki RPTRA seperti Kelurahan Cikini dan Kelurahan Menteng.

Hal itu diungkapkan Mangara saat pembukaan Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Menteng. Menurutnya, keberadaan RPTRA di lingkungan masyarakat ini sangat penting untuk interaksi masyarakat. Selain itu, berbagai kegiatan kemasyarakat bisa dilakukan di sana termasuk untuk resepsi pernikahan.

“Jadi tolong Camat mencari lahan untuk RPTRA, karena fokus kegiatan kita tahun ini menambah RPTRA. Hanya tinggal dua kelurahan itu saja yang belum ada RPTRA. Tolong dicari lahannya, nanti kita bebaskan sesuai harga appraisal,” ungkapnya saat membuka Musrenbang Kecamatan Menteng, Kamis (9/3).

Dalam kesempatan itu juga, Mangara menegaskan agar Camat maupun lurah yang ada di Kecamatan Menteng untuk membebaskan lahan yang bersebelahan dengan rumah ibadah. Lahan itu, menurutnya akan dijadikan fasilitas pendukung rumah ibadah. Selain itu, pihaknya juga menyatakan akan menganti lampu jalan yang ada di seluruh wilayah Jakpus dengan lampu LED.

“Jadi nanti silahkan di cek wilayah mana saja yang ditambah lampunya, nanti akan ditambah dengan mengunakan LED. Selain lebih terang lampu LED jauh lebih hemat dibanding lampu jalan sebelumnya yang berwarna orange,” terangnya.

Sementara itu, Camat Menteng Paris Limbong menerangkan,  ada 193 usulan dari pra Musrenbang Kecamatan yang diteruskan dari hasil Musrenbang tingkat kelurahan di 5 kelurahan se Kecamatan Menteng sebanyak 220 usulan. Menurutnya, dari 193 usulan tersebut, usulan terbanyak merupakan usulan pembangunan fisik untuk Suku Dinas (Sudin) Bina Marga sebanyak  105 usulan, disusul Sudin Perindustrian dan Energi sebanyak 31 usulan dan, Sudin Perhubungan sebanyak 30 usulan.

“Usulan dengan biaya tertinggi untuk perbaikan lapangan olah raga bulu tangkis,” terangnya.

 

Kominfotik JP

 

 


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait