Walikota minta setiap RW punya Bank Sampah

Jakarta Pusat, -- Pengelolaan bank sampah di lingkungan Kantor Walikota Jakarta Pusat mendapat apresiasi Walikota Jakarta Pusat. Mangara mengharapkan agar seluruh kelurahan dan RW dapat meniru pola sampah di Bank Sampah.

"Setiap RW di wilayah Jakarta Pusat harus punya bank sampah, karena selain untuk mengatasi sampah, juga dapat memberikan penambahan penghasilan bagi masyarakat, "ujar Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan hal tersebut saat melaunching Bank Sampah di halaman Kantor Walikota Blok C, Tanah Abang I/1, Jakarta Pusat, Jumat (20/3).

Hadir Wakil Walikota Jakarta Pusat, Arifin, Seko, Bayu Meghantara dan paara pejabat tekait.

Menurut Mangara, Bank sampah memiliki manfaat yang sangat besar bagi manusia dan lingkungan hidup. Seperti membuat lingkungan menjadi lebih bersih, menyadarkan masyarakat akan pentingnya kebersihan dan menjadi barang ekonomis untuk dijual, ucapnya.

Untuk itu Walikota mengharapkan kepada camat dan lurah supaya dapat membangun bank sampah di setiap RW, karena manfaatnya sangat besar kalau betul-betul dilaksanakan dapat mengurangi jumlah sampah di Jakarta Pusat dan sampah yang dikirim ke bantar gerbang Bekasi hanya 40 persen, ujarnya.

Kepada SKPD di lingkungan Kantor Walikota Jakarta Pusat untuk memberitahukan kepada stafnya agar membuang sampah ditong sampah sesuai dengan jenisnya, kalau ternyata ditemukan pelanggaran maka sampah tersebut tidak diangkut oleh cleaning service.

Dengan dibuangnya sampah sesuai dengan jenisnya ini akan membantu penambahan penghasilan bagi cleaning service, karena nantinya sampah tersebut dikumpulkan sesuai dengan jenisnya mana yang ada nilai ekonomisnya dan mana yang tidak, tambah Mangara.

Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Jakarta Pusat, Eldi Andi mengatakan Saat ini bank sampah yang ada di wilayah Jakarta Pusat baru 24 buah, dan ini dirasakan masih kurang.

Eldi berharap semua perkantoran milik pemerintah yang ada di Wilayah Jakarta Pusat juga ikut membantu Pemda dengan membangun Bank Sampah di lingkungan kantornya. "Yah mudah-mudah dengan ikutnya peran serta perkantoran pemerintah dalam hal membangun bank sampah dapat mengurangi jumlah sampah di Jakarta Pusat,ucapnya.

Ka.Sudin Kebersihan Jakarta Pusat, Marsigit menambahkan Jumlah velume sampah di wilayah Jakarta Pusat setiap hari mencapai 4.335 meter kubik namun setelah di olah pihaknya sampah yang dikirim ke bantar gerbang mencapai 2.730 meter kubik, karena 1.605 meter kubik sampah yang mempunyai nilai ekonomisnya sudah dikelola baik dari pemulung maupun oleh bank sampah yang ada di Jakarta Pusat, jelasnya.


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait