Gunakan Alternatif Lain, Pengendara Diminta Hindari Jalan Simpang Lima Senen

Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat melakukan dua rekayasa lalu lintas di Simpang Lima Senen yang menjadi simpul kemacetan dalam pembangunan underpass Senen. Foto: Christ

Jakarta Pusat, -- Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat melakukan dua rekayasa lalu lintas di Simpang Lima Senen yang menjadi simpul kemacetan dalam pembangunan underpass Senen.

Kasudin Perhubungan Jakarta Pusat, Harlem Simanjuntak menerangkan, pihaknya merekayasa dua arus lalu lintas sementara untuk membantu melancarkan arus lalu lintas kendaraan yang datang dari timur ke barat dan barat ke timur melalui simpang Lima Senen. 

"Rekayasa berkaitan dengan pelaksanaan proyek underpass senen extension. Setelah direkayasa, kemacetan sudah berkurang. Sebelumnya macet hingga TL perempatan Cocacola, sekarang (kemacetan) sampai TL Galur," terangnya, Senin (6/1). 

Menurutnya, rekayasa ini merupakan pertama dilakukan. Kendaraan dari arah timur Jalan Letjen Suprapto ke Jalan KKO Usman Harun arah Tugu Tani. 

"Sebelumnya dari Simpang Lima Senen jalur belok ke kanan menuju RSPAD Gatot Subroto, sekarang bisa langsung lurus dari Jalan Suprapto ke arah Tugu Tani melintasi Simpang Lima Senen," paparnya. 

Rekayasa kedua, lanjutnya, dari arah Tugu Tani mengarah ke Timur. "Yang biasanya bisa berputar dari Simpang Lima Senen, kini harus maju ke arah TL Simpang Kramat Bundar dan depan Stasiun KA Senen," terangnya. 

Selain merekayasa arus lalu lintas, Harlem juga memerintahkan anggotanya untuk memasang delapan spanduk imbauan, enam unit rambu portabel dan penempatan mobil VMS Dishub di kawasan Tugu Tani arah Simpang Lima Senen. 

"Hari ini mulai dilakukan rekayasa hingga proyek underpass selesai. Kami imbau bagi pengendara roda empat dan dua menghindari atau tidak melalui Simpang Lima Senen. Pengendara silahkan mencari jalur alternatif lain. Misalnya, kendaraan yang datang dari arah Cocacola dapat melintasi jalur alternatif, dari TL Galur diarahkan belok ke kanan arah Kemayoran melalui Jalan Angkasa untuk menghindari macet," pungkasnya. (As/Stk)


Kominfotik JP/Christ


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait