15 Peserta Terbaik IKRA Tahun 2020 Diberi Hadiah

Salah satu peserta IKRA Kelurahan Mangga Dua Selatan yang mendapat apresiasi dari Sudin Pusip. Foto: pusat.jakarta.go.id

Jakarta Pusat, -- Sebanyak 15 peserta terbaik Inisiatif Keluarga Ringkas Aksara (IKRA) tahun 2020 diberikan apreasiasi berupa hadiah dari Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Sudin Pusip) Kota Administrasi Jakarta Pusat.

Kegiatan IKRA digelar sebagai salah satu bentuk upaya mendekatkan bahan bacaan kepada masyarakat pada masa Covid-19. Di mana para peserta membaca buku yang telah dipinjamkan oleh Sudin Pusip kemudian dituangkan menjadi ringkasan yang didokumentasikan dalam bentuk foto maupun video.

Kepala Suku Dinas (Kasudin) Pusip Jakarta Pusat Meti Lastri mengatakan ada 15 peserta terbaik IKRA tahun 2020 mereka merupakan perwakilan dari Kelurahan Kartini, Kelurahan Galur, dan Kelurahan Mangga Dua Selatan.

"Sebagai bentuk apresiasi dari kami, peserta terbaik IKRA tahun 2020 kita berikan hadiah berupa buka bacaan, kaos, dan topi. Jika dilihat dari harganya memang tidak seberapa, namun ini sebagai bentuk perhatian pemerintah agar masyarakat tetap membaca buku," jelas Meti saat dikonfirmasi, Rabu (3/3).

"Proses penyerahan apreasiasi tersebut sudah berlangsung sejak tanggal 1 hingga hingga hari ini 3 Maret 2021 di masing-masing kelurahan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," tambahnya.

Meti mengungkapkan peserta yang mengikuti kegiatan IKRA sebanyak 300 peserta dari tiga kelurahan yakni Kelurahan Galur, Kartini, dan Mangga Dua Selatan. Jadi masing-masing kelurahan ada 100 peserta yang ikut IKRA yang berlangsung selama satu bulan yakni 23 November sampai 23 Desember 2020 lalu.

"Dengan tingginya antusias pada kegiatan IKRA 2020, maka Sudin Pusip akan membuat kegiatan serupa pada tahun 2021 dan akan dilaksanakan selama 1 tahun," katanya.

Ia juga berharap kegiatan IKRA pada tahun ini berjalan lancar dan memberikan ragam layanan yang harus terus dilakukan meski dalam situasi yang terbatas.

"Saya berharap IKRA akan menumbuhkan minat baca pada keluarga. Meskipun dalam kondisi pandemi, di mana banyak fasilitas informasi yang tidak bisa memberikan pelayanan normal, keluarga tetap bisa mendapatkan informasi dan pengetahuan meskipun hanya berada di dalam rumah," tandasnya. (As)

 

Kominfotik JP/Day


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait