Mantan Wali Kota Jakpus Ikut Panen Sayur Hidroponik di Cempaka Putih Timur

Panen sayur program pertanian perkotaan di bantaran Kali Rawa Kerbau, Cempaka Putih Timur. Foto: Day

Jakarta Pusat, -- Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadya (P4S) Daun Hijau RW 03 Kelurahan Cempaka Putih Timur, memanen sayur mayur program urban farming atau pertanian perkotaan di sepanjang bantaran Kali Rawa Kerbau RT 10/03, di atas tanah seluas 200 meter yang terdiri dari delapan unit rak, Kamis (28/5).

"Dengan menerapkan pertanian perkotaan, P4S telah berhasil dua kali panen, kali ini panen jenis sayuran pakcoy sebanyak 93,6 Kg. Hasil panen tersebut akan dibagikan kepada warga sekitar lingkungan RW 03 yang terdampak Covid-19," jelas Ketua Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya, Adian Sudiana.

Adian mengungkapkan, jenis sayuran yang ditanam dengan sistem hidroponik yaitu, Caisim, Samhong, Shugui, dan Kale.

"Waktu saat penen perdana hasilnya dijual kepada warga dengan harga murah, namun untuk saat ini gratis di khususkan bagi warga terdampak Covid-19," ungkapnya.

Ia juga menambahkan, selama Covid-19 mendapat bantuan dari dompet dhuafa berupa bibit sayuran, media tanaman, dan nutrisi yang dibagikan ke warga untuk ditanam di halaman rumahnya.

Dalam panen tersebut turut hadir Anggota DPD, Sylviana Murni didampingi Kasudin Lingkungan Hidup, Marsigit, Wakil Camat Cempaka Putih, Fadlan Zuhran, dan Sekel Kelurahan Cempaka Putih Tmur, Wahyu Derajat.

Anggota DPD RI, Sylviana Murni mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh P4S Daun Hijau bersama warga RT 10/03 dengan memanfaatkan lahan bantaran Kali Rawa Kerbau untuk pertanian perkotaan.

"Kegiatan ini sangat baik sekali, selain  menghijaukan lingkungan supaya lebih asri warga juga bisa manfaatkan hasilnya dan dapat menambah penghasilan keluarga," ujar Sylviana mantan Wali Kota Jakpus ini.

Sementara itu, Lurah Cempaka Putih Timur, Shinta Purnama Sari menuturkan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan P4S, sehingga lahan yang tidak produktif bisa digunakan untuk pertanian perkotaan.

“Keterbatasan lahan kita imbangi  dengan mengembangkan pertanian perkotaan. Selain menjadi lingkungan hijau dan asri, warga juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan," tandasnya.  (As)

 

Kominfotik JP/Day


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait