Panggil Pengelola Perkantoran dan Pasar, Forkopimko Gelar Evaluasi PPKM

Forkopimko gelar koordinasi dan evaluasi PPKM di lingkungan pasar dan perkantoran. Foto: Rif

Jakarta Pusat, -- Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Pusat (Jakpus) menggelar koordinasi dan evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di lingkungan pasar dan perkantoran.

Evaluasi PPKM ini menghadirkan para perwakilan dari PD Pasar Jaya, pedagang, dan pengelola perkantoran, di Ruang Serbaguna Utama, Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang I, Gambir, Selasa (23/2).

Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Irwandi mengatakan, evaluasi PPKM ini dalam rangka pencegahan penyebaran zona merah dari kluster pasar-perkantoran ke pemukiman masyarakat.

Pasalnya, lanjut Irwandi, selama ini Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat sudah melakukan penanganan PPKM di kawasan pemukiman masyarakat. Dari zona merah hingga berubah menjadi zona hijau.

“Hari ini kita kumpulkan pengelola kantor, pasar karena RT-RW sudah kita tangani zonanya sudah hijau dan kuning. Jangan sampai perkantoran dan pasar menambah jadi yang sudah hijau jadi oranye atau malah jadi merah,” ungkapnya.

Menurutnya, hari ini seluruh pengelola perkantoran dan pasar diundang untuk menyamakan persepsi. "Ke depannya, Pemkot Administrasi Jakarta Pusat akan melakukan penindakan jika terjadi pelanggaran PPKM di perkantoran dan pasar," tegasnya.

Di tempat yang sama, Dandim 0501 Jakarta Pusat Kol Inf Luqman Arief menekankan pengawasan PPKM di kawasan perkantoran jangan sampai lengah. Pengelola perkantoran dan pasar harus juga bekerja sama melakukan penertiban. Sebab, tugas ini merupakan tugas bersama.

“Jadi pengawasan ini harus berkesinambungan. Jangan kita kejar di sini terus lepas. Tidak bisa satu persatu tapi harus berjalan bersama-sama,” jelasnya.

Isoman Delivery

Di sisi lain, Kapolres Jakpus Kombes Pol Hengki Hariyadi mengatakan, untuk mendukung PPKM berbasis mikro ini pihaknya akan meluncurkan program Isoman Delivery, di mana nantinya warga yang menjalani isolasi mandiri (Isoman) akan disiapkan makanan.

"Makanan ini nantinya akan dikirimkan pada warga yang melakukukan isolasi mandiri dan juga akan membagikan masker lewat masker delivery yang rencananya besok kita bersama-sama tiga pilar, Pak Wali, Pak Dandim, dan saya akan meluncurkan program itu,” terangnya. (As)

 

Kominfotik JP/NEL


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait