Penataan Kolong Jembatan Pegangsaan Capai 40 Persen

Kolong jembatan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat. Foto: Zak

Jakarta Pusat, -- Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat sedang melakukan penataan kolong jembatan Pegangsaan, yang prosesnya sejauh ini sudah mencapai 40 persen.

Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Irwandi didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Pusat Bakwan Ferizan Ginting, Kasudin Bina Marga Rakim Sastranegara, Camat Menteng Eddy Suryaman, Lurah Pegangsaan Parsiyo berserta jajaran terkait kembali melakukan peninjauan proses penataan kolong jembatan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/1).

Tangga dan jalur warga melintas sudah dicat berwarna hitam dan kuning. Sementara jalan perlintasan warga juga sudah dikonblok serta diberi pagar.

"Proses pengerjaan masih 40 persen, masih banyak hal yang harus kita kerjakan lagi, tapi sudah mulai bisa dimanfaatkan untuk masyarakat yang akan lewat. Jalanan sudah dibikin, sudah berfungsi, lampu sudah ada, yang terpenting tempat ini aman dan nyaman untuk warga," ungkapnya.

Menurutnya, pengerjaan penataan kolong jembatan Pegangsaan ini merupakan kolaborasi dari Sudin Bina Marga, Sudin Kehutanan, Sudin Pertamanan, Dinas Tata Air, dan PPSU.

"Semua berkolabrasi untuk menciptakan kinerja yang terbaik untuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta khususnya Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat," tegasnya.

Irwandi berharap agar warga masyarakat dapat memelihara tempat yang sudah tertata rapih ini. Untuk itu, pengawasan secara rutin juga akan dilakukan Pemkot Administrasi Jakarta Pusat.

Sementara itu, Staf Jalur Hijau Sudin Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Pusat, Risky Setiahadi mengatakan, progres pembangunan pagar dan pembuatan taman di kolong Jembatan Pegangsaan akan berlangsung selama satu minggu ke depan.

"Untuk panjang pagar total sekitar 70 meter, di sisi kanan 35 meter dan kiri 35 meter. Rencananya sebagian lahan akan dibuat taman dan kolam ikan dengan target pengerjaan taman hingga satu minggu ke depan," pungkas Risky. (As)

 

Kominfotik JP/Shab


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait