Sebanyak 400 ASN Disebar Jaga 37 Pasar di Wilayah Jakpus

Sebanyak 400 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bertugas menjaga 37 pasar di wilayah Kota Administrasi Jakarta Pusat. Foto: Zak

Jakarta Pusat, -- Sebanyak 400 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bertugas menjaga 37 pasar di wilayah Kota Administrasi Jakarta Pusat, mulai Senin (6/7) hari ini.

Dari jumlah itu, 213 di antaranya berasal dari 10 Perangkat Daerah yang mendapat penugasan untuk wilayah Jakarta Pusat. Sedangkan sisanya adalah 116 dari Satpol PP Jakpus dan 71 dari Dinas PPKUKM. Selain ASN, pengawasan di pasar juga melibatkan unsur TNI.

Pasca-perpanjangan PSBB Transisi Fase 1, dilakukan beberapa perubahan kebijakan terkait operasional pasar. Saat ini tidak ada lagi pembatasan jam buka dan penjadwalan ganjil-genap untuk pembukaan toko. Meski demikian, kapasitas pengunjung tetap dibatasi maksimal 50 persen kondisi normal. Protokol kesehatan pencegahan Covid-19 seperti penggunaan masker, jaga jarak dan anjuran cuci tangan tetap dilaksanakan.

Kehadiran ASN di Pasar Paseban, Senen ini bertujuan untuk memastikan pelaksanan aturan tersebut. Pedagang dan pengunjung yang kedapatan melanggar akan langsung dikenai sanksi, baik denda maupun kerja sosial.

Kepala Satpol PP Kelurahan Paseban, Yusuf mengatakan, telah berkerja sama dengan PD Pasar Jaya untuk pengawasan di dalam pasar. Pedagang dan pengunjung yang kedapatan melanggar akan langsung dikenai sanksi, baik denda maupun kerja sosial. 

“Kita selalu melakukan pengawasan ketat, kalau terdapat pelanggaran diberikan sanksi, yaitu sanksi administrasi dan sanksi sosial. Rata-rata pelanggar memilih sanksi kerja sosial, yaitu nyapu bersihkan fasos-fasum,” katanya.

Selain itu, ia juga mengimbau untuk tidak menggunakan kantong plastik di pasar.

Di tempat yang sama, Kepala Pasar Paseban, Murni Sagala menambahkan, untuk pengunjung dan pedagang telah disiapkan cek suhu tubuh dengan tempat cuci tangan sebelum masuk pasar, dan pedagang juga telah diberikan face shield.

“Kita sangat mendukung (bantuan pengawasan dari ASN) untuk memutus mata rantai Covid-19,” jelasnya.

 

Kominfotik JP/As


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait