Stok Darah Menipis, Pegawai Pemkot Jakpus Donorkan Darah

Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Dhany Sukma (Kiri) meninjau pelaksanaan donor darah. Foto: Zak

Jakarta Pusat, -- Di masa pandemi ini, jumlah pendonor darah yang datang ke Markas PMI jauh menurun. Sementara kebutuhan donor darah tidak berkurang.

Menyiasati hal tersebut, diperlukan strategi lain seperti jemput bola. PMI Jakarta Pusat berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat dan Komite III DPD RI menyelenggarakan donor darah massal, di Kantor PMI, Jalan Pecenongan, Gambir, Rabu (24/2).

Dari target 50, pencapaian hari ini melampaui hingga 110 kantong darah. Pendonor terdiri dari anggota Satpol PP, PPSU dan PJLP lainnya.

Kegiatan ini ditinjau juga oleh Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi, Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta Rustam Effendi, dan Ketua Komite III DPD RI Sylviana Murni.

Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Dhany Sukma menyatakan, Pemkot sangat mendukung kegiatan donor darah agar stok kembali terpenuhi dan mencapai target.

"Kita sangat mendukung kegiatan ini. Dan sekitar 100 pegawai Pemkot seperti, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) hingga Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) ikut melakukan donor darah," katanya.

Di tempat yang sama, Ketua Komite III DPD RI, Sylviana Murni mengatakan, kegiatan donor darah ini sebagai upaya untuk mendukung pemenuhan ketersedian darah. Mengingat saat ini ketersediaan darah di PMI sudah menipis, terutama dimasa pandemi Covid-19.

“Tidak saja melakukan aksi sosial kemanusiaan donor darah, tetapi juga donor plasma, karena stok darah sudah menipis,“ kata Sylviana.

Sementara itu, Ketua PMI Jakarta Pusat, H Soewardi Sulaiman menambahkan, dalam kegiatan sosial kemanusiaan aksi donor ini menerjunkan 10 orang Unit Donor Darah Provinsi DKI Jakarta.

"Dari hasil kegiatan donor darah ini terkumpul 110 kantong darah dari target 50 kantong donor," ungkapnya. (As)

 

Kominfotik JP/Day


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait