Sudin KPKP dan PKK Jakpus Manfaatkan Teknologi untuk Pelatihan Bertanam

Pelatihan bertanam Sudin KPKP dan PKK Jakpus. Foto: Chr

Jakarta Pusat, -- Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (Sudin KPKP) Jakarta Pusat bersama Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Jakarta Pusat memanfaatkan teknologi untuk pelatihan bertanam di lahan sempit mengajak ibu-ibu untuk tetap produktif meski berkegiatan #dirumahaja.

"Sudin KPKP melakukan pelatihan webinar sesuai dengan permintaan masyarakat. Mengingat saat ini mungkin ada ketakutan ibu-ibu pergi ke pasar membeli sayur, jadi salah satu solusinya kita adakan acara ini menggunakan teknologi agar masyarakat meski di lahan sempit bisa bercocok tanam," kata Kepala Seksi KPKP Jakarta Pusat Sunarto saat ditemui, Jumat, (26/6).

Ada dua metode pelatihan bercocok tanam yang diajarkan dalam webinar bertajuk "Budidaya Sayuran di Lahan Sempit" yaitu metode konvensional menggunakan sekam dan tanah serta metode penanaman hidroponik.

Dalam kelas webinar itu juga disarankan bagi para pemula yang ingin bercocok tanam untuk memulai dengan menanam sayuran berdaun seperti pak coy, pagoda, kangkung, dan daun bawang.

Menurut Sunarto, acara itu disambut hangat oleh para pesertanya bahkan melebihi target yang ingin dicapai oleh Sudin KPKP Jakarta Pusat.

"Kuota kita 100 orang tapi tadi bahkan melebihi target kita. Sekitar 127 orang, yang tadinya hanya untuk sekitar Jakarta Pusat tau-tau yang ikut ada peserta dari Surabaya," kata Sunarto.

Lebih lanjut, kelas webinar ini nantinya akan diadakan secara rutin dan dibuat menjadi kelas berseri sehingga tugas untuk mengedukasi masyarakat dapat terus dilakukan oleh Sudin KPKP Jakarta Pusat.

"Nanti kelasnya kita bikin berseri. Misalnya minggu depan kami akan adakan kelas untuk memilih sayur yang bagus bagi kesehatan tubuh. Ibu-ibu akan diajarkan untuk melihat nilai gizi dari sayur-sayuran," ujar Sunarto. (As)

 

Kominfotik JP/Chr


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait