Tiga Orang PMKS Masih Bertahan di GOR Tanah Abang

Situasi penampungan PMKS di GOR Tanah Abang pada, Minggu (26/4). Foto: Lik

Jakarta Pusat, -- Operasi penjangkauan terhadap Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dilakukan berturut-turut pada Jumat (24/4) dan Sabtu (24/4). Pada hari pertama terdapat 55 orang yang dibawa ke GOR Kecamatan Tanah Abang, sementara di hari selanjutnya ada 33 PMKS.

Dari 55 orang yang terjaring pada Jumat (24/4), seluruhnya dipulangkan pada Sabtu (25/4) sore karena memiliki rumah dan keluarga. Mereka dipulangkan setelah menandatangani pernyataan tidak akan berada di jalan lagi.

Sedangkan tiga orang masih bertahan di GOR Tanah Abang, yaitu satu perempuan kelahiran Sorong, Papua yang dijangkau pada kegiatan Sabtu (25/4) malam dan dua orang yang datang sendiri pada hari Minggu (26/4). Kedua pria ini semula hendak berangkat kerja ke Pekanbaru, namun batal karena bus tujuan Sumatera sudah tidak beroperasi.

“Sebagian besar memang sudah dipulangkan karena memang memiliki rumah dan keluarga. Setelah dijemput keluarganya dan membuat surat pernyataan di atas meterai, mereka dipulangkan untuk menjalani ketentuan PSBB secara disiplin,” ungkap Bayu Meghantara, Wali Kota Jakarta Pusat.

Sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta, fasilitas seperti GOR disiapkan untuk warga terdampak Covid-19 yang tidak memiliki hunian untuk dapat tinggal sementara. “Untuk yang tidak ada keluarganya akan kita tampung di sini, diberi makan dan kebutuhan lainnya,” lanjut Bayu.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Ngapuli Parangin-angin mengatakan jajarannya terus memberikan makan terhadap warga yang terlantar di dalam GOR Tanah Abang. Ada tiga warga yang masih tetap tinggal di dalam GOR lantaran tidak ada keluarga yang menjemput.

"Kalau yang cowok itu katanya mau ke Pekanbaru, tapi kita mau kirim ke sana pakai apa. Saat ini kan sedang PSBB tidak bisa akses ke sana. Ya mereka harus bersabar sampai tidak ada PSBB baru bisa kita antar. Jika memang ada keluarga, bisa datang GOR untuk menjemput mereka," terangnya. (Kominfotik Chr/SAF).


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait