Volume Sampah Pada Malam Takbiran di Jakpus Menurun

Petugas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat mengangkut sampah pada malam takbiran. Foto: Day

Jakarta Pusat, -- Tidak adanya Malam Takbiran membuat sampah di wilayah Jakarta Pusat yang pada tahun 2019 mencapai 511 meter kubik atau 170,16 ton sampah kini menurun menjadi 186 meter kubik sampah setara dengan 69 ton.

Hal ini diungkapkan Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat, Marsigit saat dikonfirmasi, Selasa (26/5).

"Volume sampah pada saat malam takbiran ada pengurangan 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya, pasalnya saat ini masih pandemi Covid-19 dan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta," ucap Marsigit.

Menurutnya, sampah tersebut berasal dari Terminal Senen, Stasiun Senen, Stasiun Tanah Abang serta dari jalan-jalan lingkungan se-Jakarta Pusat.

"Sedangkan di jalan protokol yang pada saat malam takbiran biasanya penuh dengan kegiatan massa seperti di kawasan Jalan Merdeka Barat, Selatan, Utara, Jalan Merdeka Timur serta jalan protokol Thamrin-Sudirman kini tidak ada sampah," jelasnya.

Marsigit menambahkan, pada malam takbiran pihaknya menyiagakan kendaraan pickup enam unit, typer kecil dua unit, road sweeper delapan unit, dan compactor empat unit serta 200 petugas yang bertugas hingga hari Idul Fitri.

Lebih lanjut Marsigit mengatakan, selama mewabahnya Covid-19 dan pemberlakuan PSBB volume sampah di wilayah Jakarta Pusat menurun dari 219,5 ton per hari menjadi 1753,2 ton per hari, ada pengurangan sebanyak 20 persen. (As)

 

Kominfotik JP/Day


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait