Wagub DKI Jakarta Hadiri Tawaqquf Majelis Taklim Al Asyirotussyafi’iyyah Kemayoran

Wagub DKI Jakarta menghadiri Tawaqquf Majelis Taklim Al Asyirotussafi’iyyah. Foto: pusat.jakarta.go.id

Jakarta Pusat, -- Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria didampingi Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Pusat, Iqbal Akbarudin menghadiri kegiatan Tawaqquf Majelis Taklim Al Asyirotussafi’iyyah, di Masjid Al Madjid, Jalan Serdang Raya RT02/04, Kelurahan Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (29/3).

Sebelum kegiatan tawaqquf dimulai, Ahmad Riza Patria dan Iqbal Akbarudin melaksanakan salat subuh berjemaah bersama para jemaah Majelis Taklim Al Asyirotussyafi’iyyah.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, bulan suci Ramadan adalan bulan yang sangat agung dan penuh makhfiroh bulan yang dinanti seluruh kaum muslimin.

Lebih lanjut ia menuturkan, mengingat bulan suci Ramadan tahun ini masih di masa pandemi Covid-19, diminta para jemaah dan warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3M. Hal ini guna menghindari diri dari penyebaran virus Corona atau Covid-19.

“Kita tetap harus waspada dengan virus Corona, patuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak," katanya saat tawaqquf atau menutup sementara pengajian rutin bulanan Majelis Taklim Asyirotussyafi’iyyah dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan.

Sementara itu, Sekretaris Kota (Sekko) Administrasi Jakarta Pusat Iqbal Akbarudin menambahkan, majelis taklim gabungan ini merupakan forum silaturahmi yang sangat baik sekali, selain mendapatkan ilmu juga bisa saling bersilaturahim.

Menurutnya, majelis taklim ini harus terus dipupuk dan dipelihara karena masjid dan jemaah mempunyai peran yang sangat penting. Dalam rangka mensukseskan seluruh program pembangunan, khususnya mensosilisasikan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi warga masyarakat terutama lansia, di lingkungan sekitar masjid yang ada di wilayah Kemayoran.

"Menyambut bulan suci Ramadan, masyarakat diminta tetap mengikuti seluruh ketentuan yang berlaku sambil menunggu kebijakan pemerintah. Sekali lagi saya katakan masjid dan jemaah menjadi ujung tombak dan mempunyai peranan penting dalam mensosialisasikan dan memelihara keragaman masyarakat yang ada di lingkungan sekitarnya," jelas Iqbal. 

Di tempat yang sama, Ketua Majelis Taklim Asyirotussyafi’iyyah KH Anwar Sanusi menjelaskan, kegiatan pelaksanaan pengajian gabungan majelis ini diadakan setiap satu bulan sekali. Ada 19 masjid dan musala yang tergabung dalam majelis taklim Asyirotussyafi’iyyah.

"Kegiatan tawaqquf atau penutupan pengajian sementara ini untuk menyambut bulan suci Ramadan diisi dengan pemberian bingkisan bagi guru dan pengurus majelis taklim, bantuan takjil bulan suci Ramadan kepada masjid dan musala yang tergabung dalam  majelis taklim serta pemberian ijazah khusus kepada para jemaah," tandasnya. (As)

 

Kominfotik JP/Day


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait