Wali Kota Jakpus Pantau Malam Takbiran

Dengan menggunakan vespa warna kuning Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat melakukan monitor malam takbiran. Foto: Lik

Jakarta Pusat, -- Malam sebelum hari raya atau biasa dikenal dengan malam takbiran identik dengan pawai kendaraan beramai-ramai. Menabuh beduk sambil mengumandangkan takbir.

Namun, dalam suasana pandemi seperti sekarang hal itu tidak boleh dilakukan. Keramaian merupakan potensi penularan Covid-19 yang harus dihindari.

Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Bayu Meghantara memantau langsung situasi malam takbiran Idul Adha, di Bundaran HI, Kamis (30/7).

Dengan kendaraan roda dua, Bayu Meghantara didampingi jajaran Satpol PP serta TNI dan Polri berkeliling wilayah Jakarta Pusat.

"Pada Idul Adha tahun ini, saya imbau untuk tidak melakukan malam takbir berkenaan dengan situasi pandemi Covid-19," katanya.

Kegiatan monitor ini, lanjutnya, untuk mencegah kerumunan massa saat malam takbiran. (As)

 

Kominfotik JP/NEL


Tulis Komentar Anda



Berita Terkait