Tumbuhkan Minat Baca Sejak Dini, Bunda PAUD Kebon Melati Ajak 35 Anak Kunjungi Perpustakaan Nasional

Bunda PAUD Kelurahan Kebon Melati Esty Ayu Purwaningtyas mengajak 35 anak dari delapan PAUD mengunjungi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, di Jalan Medan Merdeka, Kelurahan Gambir, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Senin (02/11/2026). 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Bunda PAUD Kelurahan Kebon Melati untuk menumbuhkan minat baca dan kecintaan anak terhadap buku sejak usia dini.

Esty mengatakan, kunjungan perpustakaan tersebut bertujuan mengenalkan dunia literasi kepada anak-anak sekaligus membangun kebiasaan membaca di tengah perkembangan teknologi digital.

“Tujuan utamanya tentu untuk menumbuhkan minat baca anak. Kita tahu sekarang ini zaman sudah semakin digital, tetapi kita tetap harus menanamkan kecintaan anak-anak terhadap buku. Jangan sampai perkembangan teknologi membuat anak-anak jauh dari kebiasaan membaca,” ujar Esty.

Dalam kunjungan tersebut, anak-anak juga diajak mengenal dan mendengarkan cerita dari buku berjudul Empat Kata Ajaib dari Hutan Ceria karya Bunda PAUD Kota Jakarta Pusat Witri Yenny Arifin. Melalui kegiatan bercerita, anak-anak diperkenalkan dengan nilai-nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Esty, kegiatan kunjungan ke perpustakaan ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan oleh Bunda PAUD Kelurahan Kebon Melati. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat menjadi agenda rutin dengan mengunjungi berbagai perpustakaan yang ada di Jakarta.

“Ini merupakan kunjungan perpustakaan pertama dari Bunda PAUD Kelurahan Kebon Melati. InsyaAllah ke depannya akan kita jadikan agenda rutin. Tidak hanya ke Perpustakaan Nasional, tetapi juga bisa ke perpustakaan-perpustakaan lain yang ada di wilayah Jakarta,” jelasnya.

Esty menuturkan, selain kegiatan literasi, pihaknya juga memiliki sejumlah program untuk mendukung tumbuh kembang dan kreativitas anak. 

"Kami juga sempat menggelar pawai kebudayaan dalam rangka memperingati Hari Kartini untuk mengenalkan sekaligus melestarikan budaya Indonesia kepada anak-anak. Ada pula kegiatan Market Day yang melibatkan seluruh PAUD di wilayah Kebon Melati," katanya.

"Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan dengan dunia kewirausahaan, mulai dari belajar berjualan, membuat makanan, hingga menghasilkan kerajinan tangan yang kemudian dipasarkan," imbuhnya.

Esty menambahkan, berbagai kegiatan tersebut juga menjadi sarana sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pendidikan anak usia dini. Terlebih, saat ini pemerintah mendorong wajib belajar 13 tahun yang mencakup satu tahun pendidikan prasekolah.

“Kegiatan ini juga menjadi bentuk sosialisasi kepada masyarakat bahwa sekolah itu menyenangkan. Kami berharap anak-anak usia prasekolah di Kelurahan Kebon Melati yang belum bersekolah bisa segera mendaftar ke PAUD terdekat,” ungkapnya.

Ia berharap melalui berbagai program tersebut, semakin banyak anak di wilayah Kebon Melati yang mendapatkan akses pendidikan PAUD sehingga angka Anak Tidak Sekolah (ATS), khususnya pada jenjang PAUD, dapat terus ditekan.

“Harapan kami, semakin banyak anak-anak yang bisa bersekolah di PAUD. Semoga melalui kegiatan hari ini mereka semakin senang membaca, mencintai buku, dan tumbuh menjadi generasi emas Indonesia,” tutup Esty.

Reporter: R Maulana Yusuf & Editor: Andreas Pamakayo
Feature Pak JP Pak JP Pak JP