Wali Kota Jakpus Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Betawi Lewat Festival Tari Kreasi

Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin membuka Festival Budaya Betawi dan Lomba Tari Kreasi Betawi Tahun 2026, di Gedung Panti Trisula Perwari, Jalan Menteng Raya, Kelurahan Kebon Sirih, Kecamatan Menteng, Minggu (25/7).

Arifin mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan oleh DPD BAMUS Suku Betawi 1982 Jakarta Pusat ini bukan sekadar ajang perlombaan tari, melainkan media strategis untuk menanamkan rasa cinta dan bangga generasi muda terhadap warisan leluhur.

"Melalui festival dan lomba tari kreasi ini, kita tidak hanya melestarikan tarian, musik, dan nilai-nilai luhur betawi, tetapi juga menanamkan rasa cinta dan bangga kepada generasi muda terhadap budayanya sendiri," ujarnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat, lanjut Arifin, akan terus berkomitmen mendukung berbagai kegiatan pelestarian budaya sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas daerah sekaligus mempererat persatuan masyarakat.

"Mari kita jadikan budaya betawi sebagai kekuatan pemersatu dan identitas yang membanggakan. Pemkot akan terus hadir memberikan dukungan agar seni dan budaya lokal tetap lestari," ujarnya.

Pada kesempatan ini, Arifin juga memberikan apresiasi kepada DPD Bamus Suku Betawi 1982 Jakarta Pusat atas inisiatifnya dalam menyelenggarakan festival budaya tersebut. 

"Semoga kegiatan ini mampu memberikan apresiasi yang layak atas prestasi para peserta sekaligus mendorong lahirnya generasi yang mencintai dan melestarikan budaya betawi," ucap Arifin.

Sementara itu, Ketua DPD Bamus Suku Betawi 1982 Kota Jakarta Pusat Gea Hermansyah menambahkan, pelestarian budaya betawi harus dimulai sejak dini melalui keterlibatan aktif generasi muda di lingkungan pendidikan.

"Kami memiliki 21 peserta lengkap hari ini, mulai dari sanggar seni hingga sekolah-sekolah negeri dan swasta. Ini membuktikan bahwa minat generasi muda terhadap budaya betawi masih sangat besar," katanya.

Untuk diketahui, 21 peserta lomba tari tersebut di antaranya berasal dari Sanggar Satri Masa Muda, Sanggar Gempitan Nusantara, Sanggar Reza Art Production, Sanggar Monza, Sanggar Renggeis, Sanggar Gayanti Nusantara, Sanggar Arenka Art, Sanggar Rins, SMP 118, Sanggar Tari Asden, SMP 228, SMP Cempaka Jakarta Pusat, SMP 137, MTS Bungur, SMP 2 Jakarta Pusat, SMP 216, SMP 138, SMP Islam Said Naum, SMP 10, MTS Bungur, dan SMP 216.

Reporter: Berlian Sigit & Editor: Andreas Pamakayo
Feature Pak JP Pak JP Pak JP